Risiko dan Alternatif Aman Penggunaan Tusuk Gigi untuk Kesehatan Gusi

Share

Tusuk gigi sering dipakai untuk membersihkan sisa makanan di sela-sela gigi karena ukurannya kecil dan mudah dibawa. Namun, kebiasaan ini berpotensi membahayakan kesehatan gusi jika tidak digunakan dengan benar.

Tekanan berulang akibat penggunaan tusuk gigi yang terlalu kuat dapat melukai jaringan gusi. Ujung tusuk gigi yang keras dan lancip dapat menggores papila interdental, bagian gusi di antara dua gigi, sehingga menimbulkan iritasi dan perdarahan.

Bentuk tusuk gigi yang tidak mengikuti lekuk sela gigi membuat risiko luka semakin tinggi jika dipaksakan masuk ke sela gigi. Penggunaan secara terus-menerus dapat mengubah kondisi jaringan gusi dan meningkatkan sensitivitasnya terhadap iritasi.

Dikutip dari Detik Health, untuk menjaga kesehatan gusi, disarankan menggunakan alat yang dirancang khusus untuk membersihkan sela gigi, seperti benang gigi bertangkai (floss pick). Alat ini memiliki benang yang sudah terpasang pada gagang sehingga memudahkan pemakaian tanpa harus melilit benang ke jari.

Cara menggunakan benang gigi bertangkai adalah dengan memasukkan benang secara perlahan ke sela gigi, kemudian menggerakkannya naik turun dengan lembut mengikuti permukaan gigi untuk membersihkan plak dan sisa makanan.

Alternatif lain adalah sikat interdental, sikat kecil yang ukurannya disesuaikan dengan jarak antar gigi. Sikat ini dimasukkan perlahan ke sela gigi dan digerakkan keluar masuk untuk membersihkan area yang sulit dijangkau sikat gigi biasa.

Kedua alat ini memiliki desain yang lebih aman dibanding tusuk gigi dengan ujung runcing, sehingga risiko melukai gusi dapat diminimalkan. Pemilihan alat disesuaikan dengan kondisi dan ukuran sela gigi masing-masing individu.

Dengan mengganti kebiasaan menggunakan tusuk gigi menjadi penggunaan benang gigi bertangkai atau sikat interdental, kesehatan gusi dapat terjaga lebih baik dan risiko iritasi serta perdarahan dapat dikurangi secara signifikan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author