Ribuan Ikan di Danau Ranu Klakah Lumajang Ditemukan Mati Massal
Ribuan ekor ikan liar maupun hasil budidaya warga mengambang mati di Danau Ranu Klakah, Desa Tegal Randu, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (27/7/2026), seperti dilansir dari Detik Travel.
Peristiwa ini melumpuhkan aktivitas perikanan lokal setelah berbagai jenis ikan seperti nila, mujair, hingga bandeng yang berada di dalam keramba maupun di perairan bebas ditemukan tak bernyawa.
Fenomena tahunan tersebut diduga kuat dipicu oleh cuaca ekstrem yang mendorong naiknya kandungan belerang dari dasar danau ke permukaan, sehingga kadar oksigen terlarut dalam air menurun secara drastis.
Penurunan kadar oksigen secara mendadak memaksa kelompok ikan naik ke permukaan air sebelum akhirnya mati massal karena tidak mampu bertahan hidup.
"Berbagai jenis ikan mati di Ranu Klakah seperti ikan mujair, nila maupun bandeng. Ikan yang mati tidak hanya di dalam keramba termasuk ikan liar juga," ujar salah satu warga, Agil.
Masyarakat setempat mencatat bahwa peristiwa ini rutin berulang, terutama ketika wilayah tersebut mulai memasuki musim kemarau atau periode cuaca dingin.
"Fenomena ini memang setiap tahun terutama saat musim dingin. Jadi banyak ikan yang mati," terang Agil.
Para peternak dan nelayan lokal kini hanya bisa pasrah sembari menunggu perubahan cuaca agar kualitas air danau kembali normal.
"Ya mau gimana lagi namanya juga sudah cuaca, harapannya cuaca kembali seperti biasanya," ujar Agil.
Danau Ranu Klakah sendiri merupakan kawasan wisata seluas 22 hektare di ketinggian 900 meter di atas permukaan laut yang terkenal dengan fasilitas warung apung kuliner ikan tangkapan segar.