Prabowo dan Narendra Modi Sepakati Restorasi Candi Prambanan
Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi meresmikan kerja sama restorasi Candi Prambanan pada Rabu (8/7/2026). Kolaborasi bilateral ini bertujuan untuk memugar situs warisan budaya sekaligus mendongkrak kunjungan wisatawan religius dari India, seperti dilansir dari Detik Finance.
Program bertajuk Indonesia-India Collaborative Cultural Heritage Conservation ini dirancang sebagai proyek jangka panjang dari tahun 2026 hingga 2036. Fokus utama pemugaran menyasar pada lebih dari 200 candi perwara di halaman kedua kompleks Prambanan dengan menggunakan teknologi modern seperti survei LiDAR, rekonstruksi digital AI, metode anastilosis, dan dokumentasi digital.
Perdana Menteri India Narendra Modi meyakinkan bahwa proyek renovasi bersama ini akan berdampak signifikan terhadap sektor pariwisata Indonesia melalui peningkatan kunjungan umat Hindu di masa depan. Pemerintah kedua negara menetapkan target penyelesaian proyek pemugaran fisik ini sebelum tahun 2029.
"Saya dapat meyakinkan Anda, setelah upaya bersama kita dalam renovasi, jumlah wisatawan dan umat dari India akan tumbuh secara eksponensial di masa mendatang," beber Modi, Rabu (8/7/2026).
Modi juga berencana kembali ke Indonesia saat proyek selesai untuk meresmikan hasil pemugaran tersebut. Pemimpin India itu menginginkan momentum peresmian nantinya diselenggarakan melalui sebuah perayaan yang meriah.
"Dengan upaya bersama kita, kita akan menyelesaikan pekerjaan ini sebelum tahun 2029 dan bersama-sama kita akan merayakan restorasi dan peresmian sebagai sebuah festival besar," ujar Modi.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hubungan diplomatik antara Indonesia dan India memiliki akar yang kuat pada nilai-nilai kebudayaan dan ilmu pengetahuan. Menurut Prabowo, kerja sama di situs Prambanan ini menjadi bukti nyata dari kedekatan historis kedua negara yang sudah berlangsung lama.
"Candi Prambanan juga memiliki makna khusus bagi bangsa Indonesia dan bangsa India karena relief kisah Ramayana yang terukir di dinding-dindingnya menjadi saksi dari kedekatan peradaban kedua bangsa kita," tutur Prabowo dalam kesempatan yang sama.
Melalui kerja sama pelestarian ini, kedua negara mengharapkan terjadinya transfer keahlian, penguatan tata kelola kawasan, serta penguatan dokumentasi ilmiah yang lebih kokoh untuk situs Prambanan.