Restoran China di California Tagih Ganti Rugi Orang Tua jika Anak Rusak Fasilitas

Share

Kebijakan sebuah restoran mewah belakangan ini menarik perhatian publik. Pengelola tempat makan tersebut memberlakukan aturan tegas berupa denda finansial kepada orang tua jika anak mereka merusak fasilitas yang ada.

Dilansir dari Detik Food, aturan ini diterapkan oleh Chez Xue, sebuah restoran China kelas atas yang berlokasi di daerah Foster City, California, Amerika Serikat. Langkah manajemen tersebut memicu perdebatan setelah diunggah ke media sosial.

Pihak Chez Xue menegaskan bahwa meskipun tempat mereka ramah keluarga, restoran tersebut bukanlah tempat bermain. Para tamu yang membawa anak-anak diminta untuk duduk tenang dan menghormati pengunjung lain, seperti dilaporkan oleh thesun.co.uk (7/7).

"Berlarian kesana kemari, berteriak, dan membuat suara dari alat makan, dan lain sebagainya, tidak akan ditoleransi," bunyi unggahan restoran.

Pengunjung yang melanggar ketentuan tersebut akan diminta untuk meninggalkan lokasi. Selain itu, manajemen juga melampirkan daftar tanggal spesifik terkait denda yang pernah dijatuhkan akibat kerusakan properti.

Pada April 2025, restoran mengenakan biaya sebesar $327,03 (Rp 5.887.520) kepada orang tua yang anaknya menjatuhkan alat pembaca kartu kredit hingga layarnya pecah. Kasus lain terjadi pada bulan Desember, ketika seorang anak mengukir meja menggunakan peralatan makan hingga dikenakan denda $109,38 (Rp 1.969.168).

Insiden ketiga terjadi pada akhir Januari lalu, saat seorang anak menjatuhkan cangkir teh hingga pecah karena bermain di atas kursi. Orang tua anak tersebut diwajibkan membayar denda sebesar $5,47 (Rp 98.476).

Unggahan kebijakan ini menjadi viral di platform X dan menuai ratusan komentar yang mayoritas mendukung langkah tegas restoran. Pemilik Chez Xue, You You Xue, menyatakan dukungannya terhadap respons positif tersebut dan telah memasukkan aturan ini secara tertulis ke dalam menu sejak awal tahun.

You You Xue menjelaskan bahwa langkah ini bukan gerakan anti-anak, melainkan edukasi agar orang tua menjaga perilaku anak di ruang publik. Aturan ganti rugi hanya berlaku jika kerusakan disebabkan oleh tindakan sembrono, bukan karena ketidaksengajaan.

"Menurut saya, pesan ini tidak kontroversial.Saya rasa beberapa restoran lain akan menganggap pesan ini terlalu lugas atau kurang halus… tetapi pada akhirnya, saya akan menyampaikan pesan ini kepada pelanggan saya, baik secara lisan maupun tertulis," ujarnya kepada SFGATE.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author