Kreator China Bikin Replika Lukisan Kuno dari 60 Kilogram Cokelat
Sebuah karya seni unik buatan seorang wanita di China mendadak viral di media sosial. Perempuan bernama Fan Sumu tersebut berhasil menarik perhatian publik setelah menciptakan replika tiga dimensi dari sebuah lukisan kuno yang legendaris.
Seperti dilansir dari Detik Food, karya seni tiruan ini tidak dibuat di atas kanvas dengan cat air. Fan Sumu memilih menggunakan bahan baku cokelat yang beratnya mencapai 60 kilogram hingga karyanya sukses meraih 1 juta likes.
Pencapaian kreatif ini terasa semakin luar biasa karena Fan Sumu sama sekali tidak memiliki latar belakang pendidikan seni formal. Ia menguasai seluruh keterampilan mengolah bahan makanan tersebut secara otodidak lewat video daring.
Inspirasi replika raksasa ini datang dari mahakarya berjudul "Along the River During the Qingming Festival" atau "Qingming Shanghe Tu". Lukisan asli peninggalan Zhang Zeduan dari Dinasti Song Utara ini terkenal sangat detail dalam menggambarkan panorama kota serta aktivitas masyarakat kuno.
Demi mendekati tingkat kerumitan karya aslinya, Fan Sumu mengombinasikan cokelat dengan bahan fondant serta kertas wafer. Kombinasi bahan-bahan tersebut membantu memunculkan detail-detail mini pada objek yang ia susun.
Ukuran keseluruhan dari replika tiga dimensi ini tergolong masif karena membentang sepanjang 7 meter dengan lebar 1,22 meter. Di dalam bentangan tersebut, terdapat ratusan objek mini yang dibentuk secara manual satu demi satu.
Secara rinci, karya ini memuat 176 bangunan rumah, 281 pohon, lebih dari 20 perahu, serta 816 figur manusia tiruan. Fan Sumu menjelaskan bahwa setiap bangunan memiliki tinggi berkisar 10 hingga 20 sentimeter, sedangkan figur manusianya hanya setinggi dua sentimeter.
Tingkat kerumitan tertinggi terlihat pada pembuatan struktur jendela terkecil yang ukurannya tidak sampai satu sentimeter. Bagian rumit lain seperti tali penarik gerobak dibentuk menggunakan cokelat cair yang dialirkan dari kantong semprot hingga menghasilkan ukuran setipis helai rambut.
Tantangan Ruang Kerja dan Rekam Jejak Karya
Proses pengerjaan proyek raksasa ini awalnya memanfaatkan ruang tamu di rumah kediaman Fan Sumu sendiri. Namun, ukuran karya yang terus membesar memaksa dirinya untuk menyewa rumah lain yang berjarak sekitar 25 kilometer demi ruang gerak yang lebih luas.
Proses perpindahan tempat kerja tersebut sempat menyisakan kendala karena beberapa bagian replika mengalami kerusakan. Kondisi itu membuat Fan Sumu harus membuat ulang struktur yang rusak dari tahap awal lagi.
Sebelum menyelesaikan replika lukisan Qingming ini, Fan Sumu sudah sering memproduksi miniatur bangunan ikonik dunia dari cokelat. Koleksi karyanya meliputi Hall of Supreme Harmony di Kota Terlarang Beijing, Pagoda Yingxian di Provinsi Shanxi, hingga Menara Eiffel di Paris.
Ia juga tercatat pernah mentransformasikan lukisan-lukisan tersohor lain ke dalam media cokelat. Beberapa di antaranya adalah tiruan untuk lukisan klasik "One Thousand Li of Rivers and Mountains" serta lukisan legendaris "Mona Lisa".