Rekomendasi 5 Pasar Tradisional Korea Selatan yang Menjadi Favorit Turis

Share

Wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Korea Selatan banyak mengincar destinasi kuliner di pasar tradisional. Berbagai jajanan kaki lima khas dapat ditemukan dengan mudah di area tersebut.

Seperti dilansir dari Detik Food, terdapat lima pasar tradisional di Korea Selatan yang menjadi lokasi favorit bagi para turis untuk menikmati makanan khas.

Pasar Gwangjang merupakan salah satu pasar tertua dan terbesar di Seoul yang berdiri sejak 1905. Tempat ini sangat populer karena menyediakan barang kebutuhan rumah tangga serta beragam makanan tradisional.

Pengunjung bisa mencicipi tteokbokki, odeng, japchae, sundae, jokbal, kalguksu, hingga bindaetteok. Tersedia juga kuliner ekstrem berupa gurita mentah segar atau sannakji.

Popularitas pasar ini melonjak setelah kedai kalguksu bernama Gohyang Kalguksu milik Cho Yoonsoon masuk dalam dokumentasi video acara Netflix berjudul 'Street Food: Asia'.

2. Pasar Dongdaemun

Pasar Dongdaemun juga menjadi target utama untuk berwisata kuliner di kawasan Seoul. Pasar tradisional yang telah berdiri sejak tahun 1905 ini menyajikan aneka jajanan kaki lima yang menggugah selera.

Beberapa menu yang ditawarkan antara lain corn dog, donat goreng, hotteok, dan twigim. Selain makanan, Dongdaemun terkenal sebagai pusat grosir dan eceran untuk membeli oleh-oleh dengan harga terjangkau.

3. Pasar Namdaemun

Pasar Namdaemun dikenal sebagai pusat oleh-oleh di Korea Selatan yang dilengkapi dengan variasi makanan kaki lima yang sangat lengkap. Pasar tradisional ini sudah beroperasi sejak zaman Dinasti Joseon pada tahun 1414.

Wisatawan dapat menemukan tteokbokki, odeng, hingga berbagai lauk khas Korea. Pasar Namdaemun beroperasi dari pagi sampai malam hari, sehingga sangat cocok untuk berbelanja sekaligus kulineran.

4. Pasar Tongin

Pasar Tongin merupakan pasar tua di kota Seoul yang berdiri sejak 1941 dan lokasinya berdekatan dengan Gyeongbokgung Palace. Pasar ini memiliki keunikan tersendiri pada sistem transaksi belanjanya.

Pembeli tidak menggunakan uang tunai biasa, melainkan harus menukarkan uang senilai 5.000 won untuk mendapatkan 10 koin zaman dulu. Koin tersebut kemudian digunakan sebagai alat pembayaran makanan di dalam pasar.

5. Pasar Ikan Noryangjin

Pasar Ikan Noryangjin yang terletak di Distrik Dongjak, Seoul, menjadi pusat grosir dan eceran produk laut terbesar di kota tersebut. Area penjualan aneka seafood segar berada di lantai 1.

Setelah membeli seafood, pengunjung dapat membawanya ke restoran di lantai 2 untuk langsung dimasak. Konsumen bisa menikmati hidangan sashimi, seafood kukus, atau sup ikan pedas bernama maeuntang dengan biaya masak sekitar 4.000 KRW atau Rp 47.046 per orang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author