Real Madrid Cari Pelatih Baru Jose Mourinho Masuk Radar
Manajemen Real Madrid diperkirakan bakal berburu juru taktik baru pada bursa musim panas 2026. Posisi Alvaro Arbeloa dilaporkan kian terancam, sehingga Florentino Perez selaku presiden klub mulai mempertimbangkan pelatih kawakan.
Satu di antara kandidat yang kini mulai mencuat ke permukaan adalah Jose Mourinho. Sosok asal Portugal tersebut sudah sangat familier bagi publik Santiago Bernabeu karena pernah memimpin Los Blancos pada periode 2010 sampai 2013, seperti dilansir dari Bola.
Ketika menakhodai Real Madrid terdahulu, pria dengan julukan The Special One ini sukses menyumbangkan trofi La Liga, Copa del Rey, serta Piala Super Spanyol. Kendati demikian, masa baktinya kala itu dinilai belum sepenuhnya memuaskan.
Jose Mourinho dikabarkan merasa masih memiliki urusan yang belum kelar bersama Real Madrid. Oleh karena itu, dirinya disebut sangat terbuka untuk kembali mengambil alih kursi kepelatihan jika peluang tersebut resmi terbuka.
Rencana memulangkan Jose Mourinho ternyata tidak mendapat lampu hijau dari semua kalangan. Mantan pemain legendaris Real Madrid, Guti Hernandez, secara terang-terangan melontarkan keraguan atas wacana reuni tersebut.
"Mourinho adalah pelatih hebat, tetapi saya pikir masa puncaknya bukan sekarang," ujar Guti.
"Dalam arti dia datang dari Fenerbahce, dia menangani Benfica dalam situasi yang sangat buruk dan saya pikir ada pelatih lain yang berada dalam kondisi lebih baik daripada Mou yang akan saya pilih," lanjutnya.
Manajemen Real Madrid Belum Ambil Keputusan
Hingga saat ini, jajaran direksi Real Madrid dikabarkan belum mengetuk palu mengenai masa depan kursi kepelatihan. Proses evaluasi internal masih berjalan dan pihak klub belum membangun komunikasi resmi dengan Jose Mourinho.
Di atas kertas, peluang Real Madrid untuk mengamankan takhta La Liga musim ini memang belum tertutup rapat. Namun, selisih poin yang terlampau jauh dari Barcelona membuat kans tersebut kian menipis di sisa laga.
Apabila Real Madrid mengakhiri musim ini tanpa raihan trofi bergengsi, perombakan besar di sektor teknis diprediksi tidak akan terhindarkan. Situasi tersebut menempatkan Alvaro Arbeloa sebagai figur utama yang paling rawan terdepak.