Ratna Sari Dewi Soekarno Hadiri Upacara HUT Kemerdekaan RI di Istana Merdeka
Istri Presiden ke-1 RI Soekarno, Ratna Sari Dewi Soekarno, menghadiri langsung upacara peringatan detik-detik proklamasi Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026). Kedatangannya bertepatan dengan agenda kunjungannya di Jakarta setelah terbang dari Jepang menggunakan maskapai Garuda.
Kehadiran tokoh bernama asli Naoko Nemoto tersebut dikonfirmasi oleh pihak Sekretariat Negara. Pemerintah selalu menyalurkan undangan resmi tahunan kepada seluruh keluarga mantan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan agenda kehadiran tokoh publik tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan.
"Tahun ini kebetulan Ibu Dewi Soekarno sedang berkunjung ke Indonesia dan beliau berkunjung ke Jakarta sehingga karena waktunya pas, kemudian beliau bisa hadir," kata Prasetyo di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026).
Pemerintah memastikan bahwa fasilitas penyiapan upacara peringatan kemerdekaan telah dirancang secara matang sebelum pelaksanaan agenda utama nasional tersebut.
"Memang setiap tahun kan sebenarnya, hampir seluruh keluarga presiden dan wakil presiden terdahulu, hanya memang tidak selalu di setiap tahun beliau-beliau itu memiliki waktu atau jadwalnya bisa sesuai," ucap Prasetyo.
Evaluasi menyeluruh mengenai kesiapan teknis lapangan juga sempat dipaparkan oleh Mensesneg seusai pelaksanaan agenda latihan resmi akhir Pekan lalu.
"Dari hasil evaluasi dapat kami sampaikan bahwa Insha Allah kami siap untuk nanti hari Senin memberikan yang terbaik kepada seluruh rakyat Indonesia. Insha Allah 99 persen, yang 1 persen kita semua serahkan kepada yang di atas. Tapi insya Allah, bismillah," kata Prasetyo pasca-geladi bersih di Istana Merdeka, Sabtu.
Mengenakan kebaya putih dengan rambut disanggul serta aksen merah putih, Ratna Sari Dewi mengungkapkan kekagetannya atas perubahan tata ruang tata bangunan di Kompleks Istana Kepresidenan.
"Saya kaget sekali istananya sudah ganti banyak ya, ada gedung yang dulu tidak ada. Dulu antara Istana Negara dan Istana Merdeka ada halaman yang besar sekarang ada gedung," kata Ratna di Istana Merdeka.
Perubahan tata letak fisik bangunan Istana memicu kenangan lama masa lalu saat dirinya masih mendampingi Bung Karno.
"Saya kaget sekali. Istananya sudah ganti banyak, ya. Ada yang dulu tidak ada. Antara Istana Negara dan Istana Merdeka ada halaman yang besar, sekarang ada gedungnya," tuturnya.
Ia menambahkan bahwa arsip dokumentasi sejarah visual area kawasan pusat pemerintahan tersebut kini sudah sukar ditemukan.
"Saya punya gambar, ada beberapa gambar dulu, tapi sekarang saya kira tidak ada lagi. Saya tidak tahu ke mana," lanjutnya.
Ratna turut menguraikan kekecewaannya terkait hilangnya sejumlah rekam jejak fotografi penting milik Presiden Pertama RI.
"Ada koleksi (foto) Bapak juga banyak sudah (hilang), ya. Sayang sekali."
Istri mantan kepala negara tersebut membagikan pesan ringkas mengenai harapannya bagi perkembangan Indonesia ke depan.
"Selalu maju sekali," ucap dia.
Pesan positif tersebut kembali ia tekankan saat memberikan tanggapan akhir kepada awak media di kawasan Istana.
"Selalu maju sekali, ya."
Sebelum menghadiri upacara kemerdekaan, Ratna sempat membagikan impresi awalnya saat mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui akun media sosial pribadinya.
"Hutan hujan yang lebat, air terjun, hewan, dan burung, menampilkan berbagai pemandangan alam yang berbeda satu setelah lainnya, membuatnya terasa seperti berada di dunia alam yang asli," ungkapnya di keterangan fotonya menggunakan bahasa Jepang.
Antusiasme masyarakat Tanah Air menjadi salah satu hal utama yang dirasakan langsung olehnya begitu tiba di Indonesia.
"Saya merasakan energi yang penuh semangat dari Indonesia," tulisnya.
Kunjungan ke Jakarta juga dimanfaatkan untuk bertemu rekan sejawat serta menghadiri acara pembukaan toko perhiasan bersama teman-temannya.
"Bahkan setelah sekian lama, ketika kita bertemu dan melihat satu sama lain, percakapan kita mengalir dengan mudah seperti sebelumnya, dan senyum kita meluap," katanya.
Ratna menutup kesannya dengan menegaskan ikatan emosionalnya yang erat dengan masyarakat dan sejarah bangsa Indonesia.
"Bagi saya, Indonesia adalah tempat khusus dengan banyak kenangan dan hubungan berharga."
Selain Ratna Sari Dewi Soekarno, upacara peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka turut dihadiri oleh istri Wakil Presiden ke-9 RI Hamzah Haz, Soraya Hamzah Haz, yang mengenakan pakaian adat Minang.