by

Rajin Belusukan sejak Dulu, Mas Dibyo: Gusti Allah Mboten Sare

Calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari- Ahmad Sudibyo dikenal sebagai pasangan yang kerap turun ke bawah. Belusukan.

Ya, seperti biasa blusukan menjadi agenda harian keduanya dengan tujuan bersilatulrahmi sekaligus berdiskusi dengan warga. Unuk menyerap aspirasi, masukan dan harapan publik.

”Hari ini sebelas titik. Dari senam pagi bareng emak-emang, gotong-royong buka akses jalan di lahan persawahan, gotong-royong renovasi masjid sampai menghadiri warga yang keluarganya sedang berduka (wafat, red),” tutur Mas Dibyo sapaan akrab pria yang khas dengan logat Jawanya itu.

Inilah keseharian Mas Dibyo Calon Wakil Bupati Lampung Timur. Belusukan menjadi kebiasaan rutin. Wajar jika dirinya sebelum mencalonkan diri duduk sebagai anggota DPRD Lampung Timur dua periode karena kepercayaan masyarakat mampu diembang. Luwes dan punuh kesederhanaan adalah cermin pemimpin yang merakyat.

 

Mantan Anggota DPRD Lampung Timur ini mengaku terbiasa dengan gaya belusukan seperti yang dilakukan.

Baca Juga  Zaiful Bokhari Meminta Relawan Sebarkan Pesan Sejuk, untuk Melawan Hoaks

”Sebenarnya saya ini sudah terbiasa mas, sejak dulu. Terbiasa silahturahmi. Bahkan dengan agenda padat, saya dan Bang Ipul (Zaiful Bokhari) kerap bagi tugas. Tapi kadang kami berdua melakukannya dengan spontan. Sampai-sampai lupa lihat jam,” imbuh Mas Dibyo seraya berkelakar.

Bagi Mas Dibyo berkumpul bersama warga menjadi kebahagiaan tersendiri. Ini dilakukannya sejak duduk di bangku kuliah.

Pergi ke sawah nyangkul, babat sampai nyari belalang bukan rahasia umum bagi warga kampung yang mengenal Mas Dibyo. Terlebih saat duduk di legislatif.

Baca Juga  Pilkada Lampung Timur Rawan Money Politics, Mas Dibyo: Ayo Kita Awasi

Intensitas itu makin gencar dilakukan. Karena mengemban beberapa agenda yang harus disampaikan ke tengah-tengan masyarakat. Dari soal regulasi yang ditetapkan, kebijakan perda sampai fungsi legislasi dan pengawasan.

Mas Dibyo pun dikenal sosok yang membaur. Apalagi sejak remaja hobinya berorganisasi. Ini pun dilakukan saat beraktivitas di Kampus, Unila.

”Mas bisa cek deh kalau ke kampung saya Batanghari. Saya itu kalau ke pesta pernikahan misalnya, datang dari depan, lalu semua saya salamin. La terus langsung ke dapur. Minimal bantu mereka yang lagi repot,” tutur Mas Dibyo.

Baca Juga  Catat! Ini Komitmen Zaiful-Dibyo Untuk Sektor Ekonomi Kreatif

Kebiasaan dan ciri Mas Dibyo inilah yang melekat di hati masyarakat Lampung Timur sehingga dia mendapat kepercayaan mendampingi Zaiful Bokhari sebagai kandidat.

”Saya belajar banyak mas dari tradisi guyub (akur kumpul) ini. Saya juga bisa begini karena masyarakat yang selalu memberikan support. Ini vitamin mas bagi saya. Kerja-kerja politik itu ada dua kuncinya. Iklas lahir batin, dan kedua amanah. Insya Allah tujuannya sampai, Gusti Allah mboten sare,” ucap Mas Dibyo. (man/tap)

Baca Juga