Psikolog Ungkap Rahasia Sederhana untuk Menjaga Hubungan Tetap Langgeng

Share

Menjaga keharmonisan hubungan pernikahan tidak melulu membutuhkan untaian kalimat romantis yang megah atau mewah. Pilihan kata sederhana dalam interaksi sehari-hari justru memegang kendali besar terhadap kedekatan emosional bersama pasangan.

Pola komunikasi yang diterapkan setiap hari berpengaruh langsung pada pembentukan rasa aman dan kepercayaan. Seperti dilansir dari HaiBunda, tutur kata yang tepat membuat pasangan merasa lebih dihargai dan didengarkan, sedangkan komunikasi yang buruk kerap memicu kesalahpahaman.

Dua psikolog ternama, Dr. John Gottman dan Dr. Julie Schwartz Gottman, telah melakukan penelitian mendalam terhadap 40.000 pasangan. Mereka menemukan bahwa satu frasa sederhana yang krusial bagi keberhasilan hubungan adalah "Terima kasih".

Setiap orang pada dasarnya membutuhkan pengakuan dan perhatian atas usaha yang telah mereka lakukan agar merasa dianggap dalam hubungan. Apresiasi yang konsisten menjadi pondasi penting bagi keintiman pasangan.

"Hubungan yang berkembang membutuhkan budaya apresiasi yang antusias, di mana kita sama baiknya dalam memperhatikan hal-hal yang dilakukan pasangan dengan benar seperti halnya memperhatikan apa yang mereka lakukan salah," ujar para psikolog.

"Tetapi mudah untuk terjebak dalam perangkat hanya melihat apa yang tidak dilakukan pasangan kalian. Kalian mengembangkan narasi di mana kamulah yang mengerahkan semua usaha, dan kamu mulai percaya bahwa itu benar," sambungnya.

Dampak Positif Rasa Syukur bagi Pasangan

Membiasakan rasa syukur dalam kehidupan pernikahan terbukti memperkuat ikatan emosional dan ketahanan terhadap stres. Kebiasaan ini meminimalkan risiko keretakan hubungan akibat akumulasi rasa kecewa.

Sebuah studi pada tahun 2017 menunjukkan bahwa pasangan yang jarang mengungkapkan rasa terima kasih memiliki risiko putus hubungan lebih tinggi. Sebaliknya, individu yang merasa dihargai oleh pasangannya menunjukkan ketahanan yang lebih baik terhadap tekanan internal maupun eksternal.

Menerapkan Apresiasi dalam Aktivitas Harian

Mengucapkan terima kasih memiliki makna yang setara dengan ungkapan penghargaan mendalam. Pasangan tidak perlu menunggu momen besar untuk menunjukkan rasa syukur atas kehadiran satu sama lain.

Apresiasi dapat diungkapkan melalui momen-momen kecil sehari-hari. Beberapa situasi yang tepat untuk mengucapkannya antara lain saat pasangan membantu pekerjaan rumah tangga, memberikan pujian yang tulus, atau menunjukkan kesabaran ketika menghadapi situasi emosional.

Ungkapan ini juga sangat bermakna ketika salah satu pihak bersedia mendengarkan keluh kesah dengan saksama atau memberikan dukungan moral di masa sulit. Kebiasaan rutin ini menjaga kualitas hubungan tetap tinggi dan membuat masing-masing pihak merasa dihargai.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author