Rahasia Rahasia Kebugaran San ATEEZ Menjaga Tubuh Atletis
Menjaga kondisi fisik tetap bugar serta memiliki proporsi tubuh ideal menjadi fokus utama bagi para idola K-Pop. Penyanyi San dari grup ATEEZ membagikan pendekatan pribadinya untuk mempertahankan bentuk tubuh atletis dan stamina prima. Seperti dilansir dari HaiBunda, pria berusia 26 tahun tersebut tetap menyempatkan diri berolahraga setiap hari di sela jadwal tur, syuting video musik, dan pertunjukan berdurasi panjang.
Baginya, konsistensi harian memegang peranan yang lebih krusial dibandingkan melakukan perubahan mendadak dalam kurun waktu singkat. San memegang komitmen kuat pada diri sendiri untuk tidak melewatkan sesi latihan fisik. Bahkan usai menyelesaikan penampilan panggung yang menguras energi, ia tetap melangkah menuju pusat kebugaran.
"Hari ini, saya harus melakukan dua show. Tapi setelah pertunjukan terakhir, saya harus pergi ke gym dan melakukan leg workout karena itu janji saya pada diri sendiri," ujar San.
Dalam hal durasi, penyanyi ini memilih alokasi waktu sekitar 30 menit per hari yang dinilainya cukup efektif bila dijalankan secara teratur. Pembagian area fokus latihan diatur bergantian agar otot memperoleh masa pemulihan optimal, seperti melatih bahu dan kaki pada satu hari, lalu dada dan punggung di hari berikutnya.
Jenis Latihan dan Fleksibilitas Tubuh
Beberapa gerakan fisik yang menjadi andalannya meliputi incline dumbbell press, squat, side lateral raise, hingga pull-up. Pada sesi tertentu, pelantun lagu In Your Fantasy ini mampu menyelesaikan hingga 30 kali pull-up. Fokus khusus diberikan pada kekuatan otot kaki karena berdampak langsung pada kelincahan gerakan tarinya di panggung. Selain latihan beban, ia membiasakan diri melakukan pemanasan dan peregangan selama 30 menit sebelum tampil dengan pendampingan pelatih kebugaran.
Kelenturan tubuh yang ditampilkannya saat membawakan koreografi rumit rupanya dipengaruhi oleh pengalaman masa kecil. Latihan taekwondo yang dipelajari dari sang ayah diakui masih membawa manfaat besar hingga saat ini. "Saat masih kecil, saya belajar taekwondo dari ayah saya, jadi saya rasa itu masih membantu saya sekarang," kata San.
Pola Makan tanpa Diet Ketat
Mengenai asupan makanan, San memilih tidak menerapkan pembatasan menu secara ekstrem. Konsumsi suplemen tambahan dibatasi pada protein bubuk serta kreatin untuk menunjang aktivitas selama perjalanan tur.
Kebutuhan protein harian dipenuhi melalui langkah sederhana, seperti meminum protein shake atau menyantap steak sapi panggang dengan sedikit garam dan mustard. Ia menyarankan agar perjalanan menuju hidup sehat dimulai dari langkah kecil secara konsisten tanpa menjadikan olahraga maupun diet sebagai beban stres.