Puan Maharani Tanggapi Rencana Kaesang Pangarep Nyaleg di Dapil Jateng V

Share

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa rencana Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Kaesang Pangarep untuk maju pada Pemilihan Legislatif 2029 di Daerah Pemilihan Jawa Tengah V merupakan hak setiap partai politik.

Pernyataan tersebut disampaikan Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 12 Agustus 2026, menyikapi potensi persaingan di wilayah yang selama ini menjadi basis pencalonannya.

"Hak setiap parpol untuk mengajukan setiap nama di semua dapil," kata Puan.

Dapil Jawa Tengah V mencakup wilayah Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Boyolali. Pada Pemilu 2024, kawasan tersebut memiliki sekitar 2,9 juta pemilih dengan alokasi delapan kursi DPR RI.

Sebelumnya, politikus PDIP Ganjar Pranowo juga menyampaikan bahwa seluruh warga negara memiliki hak yang dilindungi oleh negara untuk berpartisipasi dalam pemerintahan dan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI.

"Ya harusnya masyarakat punya hak, dan negara melindungi hak turut serta dalam pemerintahan, jadi siapa pun boleh," kata Ganjar.

Langkah politik Kaesang pertama kali diumumkan saat memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi Daerah DPD PSI Kota Solo pada Sabtu, 25 Juli 2026. Ia meminta seluruh kader di daerah tersebut untuk menjaga kekompakan partai.

"Saya minta dukungannya supaya terus solid untuk bisa memenangkan Pemilu yang ada di 2029 nanti," ucap Kaesang.

Dalam kesempatan tersebut, Kaesang menekankan bahwa imbauan yang disampaikannya berkaitan langsung dengan posisinya sebagai calon anggota legislatif mendatang.

"Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai Ketua Umum. Tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah," lanjut Kaesang.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk mendampingi para pengurus dan simpatisan partai di tingkat daerah selama proses menuju Pemilu 2029.

"Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai ketua umum, tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah. Insya Allah saya akan membersamai seluruh kader, terkhusus di Solo," katanya.

Menanggapi keputusan putranya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo menyatakan bahwa langkah Kaesang telah memperhitungkan berbagai kalkulasi dan risiko politik di wilayah tersebut.

"Itu sudah menjadi keputusan Kaesang, saya kira sudah dihitung. Sudah dikalkulasi, resiko-resikonya," ujar Jokowi.

Jokowi menilai persaingan di Dapil Jawa Tengah V relatif berat, namun ia meyakini PSI memiliki tim khusus yang melakukan perhitungan politik secara matang.

"Ya itu sudah menjadi keputusan Mas Kaeang, saya kira itu sudah dihitung, sudah dikalkulasi risiko-risikonya," kata Jokowi.

Ia menambahkan bahwa partai pengusung perlu segera bergerak di lapangan setelah keputusan pencalonan dibuat.

"Dan PSI punya tim yang berkaitan dengan hitung-hitungan politik, tetapi ya kita tahu bahwa Dapil 5 Jawa Tengah itu adalah dapil yang sangat berat," kata Jokowi.

Jokowi menegaskan kesiapan tim lapangan menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika pemilu di dapil tersebut.

"Tapi sudah diputuskan masuk ya, hadapi risiko dan segera kuasai lapangan," tambahnya.

Mantan Presiden tersebut membantah memberikan arahan khusus kepada Kaesang terkait keputusan pencalonan di Jawa Tengah V.

"Ndak ada, ndak ada, ndak pernah ada. Sudah memutuskan, pasti sudah dihitung dengan kalkulasi-kalkulasi yang matang," tegas Jokowi.

Puan Maharani tercatat pertama kali bertarung di Dapil Jawa Tengah V pada Pemilu 2009 dengan meraup 242.504 suara, kemudian kembali memperoleh suara tertinggi pada Pemilu 2024 dengan mengantongi 297.366 suara.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author