PT Nindya Karya Kejar Target Pembangunan Sekolah Rakyat di Dua Provinsi

Share

PT Nindya Karya mengakselerasi pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat di Provinsi Sumatra Utara dan Kabupaten Kediri, Jawa Timur, guna memperluas akses pendidikan merata. Hingga pertengahan Mei 2026, realisasi fisik pengerjaan infrastruktur tersebut menunjukkan capaian positif yang berada di atas target rencana.

Proyek berskala nasional di sektor pendidikan ini ditargetkan selesai seluruhnya pada 20 Juni 2026 mendatang. Khusus di wilayah Sumatra Utara, proyek tersebut menguras nilai kontrak sekitar Rp1,2 triliun untuk mendirikan fasilitas sekolah di berbagai kabupaten dan kota.

Komisaris Utama PT Nindya Karya Michael Umbas memantau langsung proyek di Deli Serdang dan Kota Medan pada Selasa, 19 Mei 2026. Berdasarkan laporan kemajuan periode M23, realisasi fisik di Kota Medan menyentuh 73,21 persen dari target 51,42 persen, sedangkan Deli Serdang meraih 55,22 persen dari target 50,74 persen.

Wilayah Sumatra Utara lainnya juga mencatatkan deviasi positif. Kabupaten Serdang Bedagai mencapai 53,71 persen dari target 50,93 persen, Tapanuli Selatan sebesar 51,90 persen dari target 43,17 persen, serta Padang Sidempuan yang menyentuh angka 57,03 persen dari target 50,07 persen.

"Kami mengawal dan memastikan pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat tercapai sesuai harapan," kata Michael Umbas, Komisaris Utama PT Nindya Karya dalam keterangan tertulis.

Kunjungan lapangan tersebut ditujukan untuk memantau kecocokan progres pengerjaan sekaligus menyuntikkan motivasi bagi seluruh tim di area proyek. Manajemen menekankan pentingnya sinergi lintas sektor demi menjaga kecepatan pengerjaan fisik tanpa mengabaikan aspek keselamatan kerja.

"Progres pembangunan SR Medan sangat signifikan dan bahkan menjadi benchmark secara nasional. Seluruh atap sudah terpasang, pekerjaan lantai mayoritas telah selesai, plafon sudah berjalan baik, dan saat ini masuk tahap akhir pekerjaan MEP. Ini fenomenal. Well done team," ucap Michael Umbas.

Pihak korporasi menilai tren positif ini menjadi indikator kuat bahwa percepatan pembangunan berjalan sesuai dengan jalur yang ditetapkan. Manajemen berkomitmen mengawal proyek ini untuk berkontribusi melahirkan sumber daya manusia yang unggul.

"Sekolah Rakyat adalah program visioner Presiden Prabowo Subianto yang berpihak pada masa depan generasi bangsa," tegas Michael Umbas.

Saat memantau lokasi, Michael Umbas didampingi Project Manager Deli Serdang Donny Kusuma dan Project Manager Kota Medan Irwan Firmansyah. Rangkaian peninjauan diakhiri dengan rapat daring bersama para Project Manager regional Sumut, yakni Ariel Somadinigrat (Serdang Bedagai), Johanes (Padang Sidempuan), dan Sumitra (Tapanuli Selatan).

Di tempat terpisah, PT Nindya Karya juga menggeber pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Titik pengerjaan di Kediri merupakan satu dari sembilan lokasi sekolah yang dibangun oleh perusahaan pelat merah tersebut di area Jawa Timur.

Hingga saat ini, progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri telah menyentuh angka 57 persen. Dalam realisasinya, tim lapangan sempat menghadapi kendala logistik berupa keterbatasan armada mitra kerja di tengah melonjaknya kebutuhan suplai material bangunan.

Guna mengatasi hambatan pasokan tersebut, korporasi mengoptimalkan penggunaan armada internal perusahaan. Langkah taktis ini dikombinasikan dengan penguatan kemitraan bersama vendor penyedia moda transportasi untuk menjemput material bangunan langsung dari lokasi produsen.

"Kami meyakini bahwa sinergi ini tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga membuka akses pendidikan yang lebih luas dan merata bagi masyarakat. Kami terus memastikan pembangunan tetap berjalan sesuai target dan dapat segera dimanfaatkan oleh ribuan siswa yang membutuhkan," kata Bayu Apriyadi, Project Director PT Nindya Karya.

Kompleks Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri berdiri di atas lahan seluas 7,6 hektare yang diproyeksikan menampung ribuan murid. Infrastruktur pendidikan ini mengintegrasikan gedung sekolah tingkat SD hingga SMA, asrama siswa, rumah susun khusus guru, tempat ibadah, ruang serbaguna, kantin, hingga berbagai fasilitas olahraga luar ruangan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author