PSIM Yogyakarta Bidik Posisi 10 Besar Kontra Arema FC

Share

PSIM Yogyakarta mengusung target tinggi saat menantang Arema FC pada pertandingan pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026. Laga pamungkas musim ini bakal digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Jumat sore WIB, 22 Mei 2026.

Seperti dilansir dari Bola, Arema FC kini menduduki peringkat ke-10 klasemen sementara dengan perolehan 45 poin dari 33 laga. PSIM Yogyakarta membuntuti tepat di posisi bawahnya dengan koleksi jumlah poin yang sama.

Kondisi persaingan tersebut membuat pertandingan terakhir ini diprediksi berjalan ketat. Kedua tim dipastikan tampil habis-habisan demi mengamankan tempat di posisi 10 besar pada klasemen akhir kompetisi.

Pada putaran pertama musim ini, kedua tim mencatat hasil imbang 1-1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada 16 Agustus 2025. Kini, tim berjuluk Laskar Mataram tersebut berambisi membawa pulang poin dari markas Singo Edan.

Sebagai tim promosi, pencapaian PSIM Yogyakarta terbilang kompetitif sepanjang musim ini. Klub kebanggaan masyarakat Jogja tersebut mengemas 11 kemenangan, 12 hasil imbang, serta menelan 10 kekalahan dari 33 pertandingan.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, mengungkapkan bahwa pertandingan melawan Arema FC memegang peranan yang sangat penting. Kemenangan atas rival dengan poin identik ini akan membuka jalan bagi timnya untuk finis di peringkat 10 besar.

Arsitek strategi berkebangsaan Belanda tersebut menjelaskan bahwa persiapan anak asuhnya berjalan lancar menjelang lawatan ke Malang. Ia pun berharap para pemain dapat mengerahkan performa terbaik di lapangan.

"Pertandingan ini sangat penting karena kami bermain melawan tim yang memiliki poin sama dengan kami. Jika kami bisa menang, kami dapat naik di papan klasemen dan itu menjadi target saya," kata Jean-Paul van Gastel.

"Target saya adalah mencoba finis di posisi 10 besar. Jadi, persiapannya sudah sangat baik," ujar pelatih berusia 54 tahun tersebut.

Kesiapan Skuad Laskar Mataram Menutup Musim

Optimisme serupa juga disuarakan oleh penyerang PSIM Yogyakarta, Deri Corfe. Pemain depan asal Inggris tersebut menegaskan bahwa seluruh anggota tim berada dalam kondisi siap tempur menghadapi laga pemungkas.

Deri Corfe menyatakan tekadnya bersama tim untuk mengakhiri kompetisi lewat penampilan yang mengesankan. Meraih poin penuh menjadi fokus utama demi mengamankan peringkat terbaik di papan klasemen akhir liga.

"Persiapan berjalan baik seperti yang dikatakan pelatih. Kami ingin finis sekuat mungkin. Kami ingin masuk ke posisi 10 besar, jadi besok adalah laga yang penting bagi kami dan kami ingin tampil maksimal," kata Deri Corfe.

Meski demikian, kekuatan Laskar Mataram dipastikan sedikit pincang karena harus kehilangan dua legiun asing asal Belanda. Gelandang Donny Warmerdam terpaksa absen akibat hukuman kartu merah pada pekan lalu, sementara penyerang Anton Fase masih menepi karena mengalami cedera.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author