Protes Jalan Rusak Puluhan Tahun Warga Cijaralang Pandeglang Bikin Petisi Darah
Aksi protes memprihatinkan digelas oleh masyarakat dari lima kampung di Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang. Dilansir dari Detikcom, mereka membuat petisi menggunakan darah sendiri demi menuntut perbaikan infrastruktur jalan yang terbengkalai.
Kondisi akses transportasi di wilayah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah selama bergenerasi-generasi tanpa adanya sentuhan perbaikan dari pihak berwenang.
"Puluhan tahun belum ada perbaikan, sudah parah," kata perwakilan warga bernama Sujana, Senin (22/6/2026).
Sebanyak 59 orang perwakilan dari lima kampung membubuhkan cap darah di atas lembaran kertas putih yang berisi tanda tangan tuntutan. Langkah ekstrem ini sengaja diambil sebagai bentuk manifestasi atas situasi kedaruratan yang mereka hadapi.
"Simbol kepedihan, titik darah terakhir, permohonan yang betul-betul sungguh-sungguh, simbol darurat," ujar Sujana.
Buruknya fasilitas jalan ini dinilai sangat mengancam keselamatan para pengguna jalan, khususnya kelompok anak-anak sekolah. Berbagai insiden kecelakaan lalu lintas dilaporkan kerap menimpa warga setempat saat melintasi jalur tersebut.
Meskipun status pengelolaan jalan merupakan wewenang dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang, hingga kini belum ada langkah konkret penanganan. Alhasil, warga kini mengalihkan harapan kepada Gubernur Banten Andra Soni untuk segera mengambil tindakan nyata.
"Satu-satunya harapan ke gubernur, kalau ke Pandeglang sudah nggak berharap kami, kalau mau dari dulu," ucap Sujana.
Di sisi lain, warga juga menyoroti keberadaan bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah mereka yang berdiri megah. Proyek miliaran rupiah itu dinilai tidak menyentuh akar permasalahan mendasar yang dihadapi oleh masyarakat.
"Yang lebih kita miris kan begini, kita menunggu puluhan tahun bagaimana jalan ini bisa ramah untuk kita semua, tiba-tiba koperasi merah putih dibangun sekian miliar. Andai kata koperasi merah putih itu tidak ada, dibangun ke jalan, selesai persoalan kita bertahun-tahun," katanya.