PT MRT Jakarta Kejar Target Pembangunan Fase 2A Hingga 60 Persen
Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A yang menghubungkan Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Jakarta Kota mencatatkan progres pengerjaan sebesar 60,78 persen pada Mei 2026. Capaian pengerjaan infrastruktur transportasi massal tersebut dilaporkan sedikit melampaui target yang ditetapkan sebelumnya di kisaran 59,70 persen, Rabu (3/6/2026).
Seperti dilansir dari Detik Finance, perluasan layanan moda raya terpadu ini bakal digulirkan oleh pihak manajemen secara bertahap seiring berjalannya proses konstruksi fisik. Badan usaha milik daerah tersebut memproyeksikan rute perjalanan kereta bawah tanah dapat diperpanjang hingga kawasan Monumen Nasional (Monas) pada tahun depan.
"Saya ingin menyampaikan bahwa tahun depan, mohon support-nya nanti, kita akan coba melanjutkan operasional kita dari Bundaran HI sampai dengan Monas," ujar Tuhiyat, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) dalam Forum Jurnalis PT MRT Jakarta.
Melalui skema perpanjangan rute tersebut, mobilisasi penumpang yang semula memiliki titik pemberhentian akhir di Stasiun Bundaran HI akan langsung terhubung menuju kawasan Monas pada pertengahan tahun depan. Sebelum resmi dioperasikan untuk masyarakat luas, PT MRT Jakarta (Perseroda) dijadwalkan melaksanakan rangkaian pengujian sistem terlebih dahulu.
"Bundaran HI sampai Monas, itu akan dilaksanakan pertengahan tahun depan uji coba-nya. Mungkin untuk publik akan bisa dinikmati akhir 2027," jelas Tuhiyat.
Secara keseluruhan, interkoneksi jalur kereta dari Bundaran HI sampai Jakarta Kota ditargetkan selesai sepenuhnya pada 2029. Paket pengerjaan fase ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu CP201 rute Bundaran HI-Monas dengan progres 92,88 persen, CP202 rute Harmoni-Mangga Besar mencapai 65,61 persen, dan CP203 rute Glodok-Jakarta Kota sebesar 85,04 persen.
Bersamaan dengan proyek jalur utama, manajemen kini tengah melakukan pengembangan fasilitas penunjang berupa Expected Concourse di bawah Halte Transjakarta Bundaran HI untuk memperluas area stasiun.
"Saya ingin mengingkaukan bahwa ada Expected Concourse yang kita bangun di bawah Stasiun Bundaran HI, sekarang sedang berprogres," paparnya.
Fasilitas interkoneksi pedestrian bawah tanah ini diproyeksikan rampung pada Juni 2027. Momentum peresmian area perluasan stasiun tersebut direncanakan bertepatan dengan perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-500 Kota Jakarta.
"Itu kita akan estimasikan selesai di Juni juga, tahun depan, bersamaan dengan uji coba MRT dari Bundaran HI. Jadi nanti memperluas pedestrian perjalan kaki di bawah tanah, sekarang sedang berlangsung," terang Tuhiyat.