Presiden Prabowo Subianto Salurkan Sapi Kurban Satu Ton ke Berbagai Daerah

Share

Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban berbobot masing-masing lebih dari 1 ton ke berbagai wilayah di Indonesia menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah pada Selasa (26/5/2026).

Dilansir dari KOMPAS.com, sebanyak 598 ekor sapi diserahkan ke berbagai daerah, sedangkan 500 ekor lainnya didistribusikan kepada lembaga pendidikan serta tokoh masyarakat.

Salah satu hewan kurban pilihan tersebut berasal dari Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, yang bernama Mbah Soekarno.

Pemilik sapi, Andri menjelaskan bahwa hewan ternak berusia empat tahun itu rutin diberi konsumsi ampas tahu, sagu, rumput segar, gula merah, hingga jamu tradisional untuk menjaga kondisi tubuhnya tetap prima.

“Dari kecil memang sudah saya rawat sendiri. Saya kasih nama Mbah Soekarno karena badannya gagah, dan saya juga sangat suka dengan sosok Bung Karno,” kata Andri, Selasa (26/5/2026).

Andri mengaku sangat terkejut sekaligus bangga setelah menerima informasi bahwa sapi peliharaannya yang memiliki berat di atas 1 ton tersebut dipilih langsung oleh Presiden untuk program kurban tahun ini.

“Kebetulan dia memang suka gula merah sama jamu. Makannya juga lahap,” ujar Andri.

Pemberian pakan alami dan jamu tradisional tersebut terbukti mampu mengoptimalkan pertumbuhan berat badan hewan kurban secara drastis hingga melewati angka 1.000 kilogram.

“Senang sekali waktu dengar kabar sapi saya dibeli Pak Presiden Prabowo. Tidak menyangka bisa sampai seperti ini,” tambah Andri.

Selain di Kalimantan Barat, InfoPublik melaporkan Presiden Prabowo Subianto juga menyalurkan sapi peranakan simental seberat 1 ton milik peternak bernama Sugeng asal Kecamatan Reban ke Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Sapi kurban yang memiliki nafsu makan tinggi tersebut dipastikan akan disalurkan ke Masjid Jami' Al Mubarok di Desa Lebo, Kecamatan Gringsing.

Petugas medis veteriner Dispaperta Batang, Ambar Puspitaningrum menegaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, feses sapi tersebut dinyatakan negatif dari parasit.

“Kami sudah memeriksa fesesnya di laboratorium dan dinyatakan negatif dari parasit, jadi dipastikan sapi tersebut sehat. Bobot dari semula 900 kilogram, kini sudah 1 ton,” katanya di ruang kerjanya, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa (26/5/2026).

Daging hasil penyembelihan sapi simental ini diperkirakan mencapai 500 kilogram dan siap didistribusikan kepada sekitar seribu kepala keluarga di wilayah Desa Lebo dan sekitarnya.

“Hasil pemeriksaan terakhir sehari sebelum penyembelihan, sapi milik Presiden Prabowo Subianto kondisinya sehat. Dilihat dari nafsu makan yang bagus,” jelasnya.

Pihak medis veteriner setempat juga melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pengepul hewan kurban di wilayah Batang guna mengantisipasi penyebaran penyakit menular.

“Sebagian besar sehat, walau ada tiga ekor sapi kurban yang terindikasi penyakit mulut dan kuku, namun setelah diperiksa di laboratorium, ketiganya dipastikan aman untuk dikurbankan,” ujarnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author