Presiden Bolivia Pangkas Gaji Kabinet 50 Persen Demi Redam Protes

Share

Kebijakan pemangkasan gaji presiden dan para menteri anggota kabinet sebesar 50 persen diterapkan oleh Presiden Bolivia Rodrigo Paz demi meredakan gelombang aksi protes nasional yang melumpuhkan perekonomian negara.

Langkah penghematan ini diambil setelah demonstrasi anti-pemerintah memasuki pekan keempat dan memicu kelangkaan parah bahan pangan, bahan bakar, serta obat-obatan di berbagai kota, termasuk La Paz dan El Alto, seperti dilansir dari Detik Finance.

Presiden Rodrigo Paz menegaskan bahwa kebijakan ekstrem ini merupakan bentuk kepedulian nyata dari jajaran pemerintahan terhadap situasi sulit yang sedang dihadapi oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Pemotongan gaji tersebut menunjukkan 'komitmen pemerintah terhadap negara'," kata Paz dalam pidatonyo di sebuah acara di Sucre, dikutip dari Reuters, Selasa (26/5/2026).

Sebelum keputusan ini keluar, gelombang unjuk rasa masif digerakkan oleh tuntutan masyarakat agar pemerintah membatalkan rencana pengurangan subsidi bahan bakar serta segera mengatasi lonjakan biaya hidup di negara Amerika Latin tersebut.

Berdasarkan laporan SCMP, Paz baru menjabat selama enam bulan sejak dilantik pada November 2025 dengan gaji bulanan sekitar 24.000 bolivianos atau US$ 3.500, yang setara delapan kali lipat dari pendapatan rata-rata warga setempat.

Upaya penurunan pendapatan pejabat ini rupanya belum berhasil menenangkan massa, bahkan bentrokan baru antara pihak kepolisian dan ribuan pengunjuk rasa dari sektor penambang serta petani kembali pecah pada Senin (25/5).

"Apa yang kita inginkan? Agar dia mengundurkan diri! Kapan? Sekarang!" teriak para demonstran sambil berarak menuruni gunung menuju pusat kota La Paz dari kota tetangga El Alto yang mayoritas penduduknya adalah masyarakat adat.

Aparat kepolisian akhirnya melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa setelah para pengunjuk rasa mencoba merangsek masuk dan menerobos barikade pengamanan di sekitar gedung parlemen.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author