Pramono Anung Instruksikan Dishub DKI Siapkan Zebra Cross di Tendean

Share

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan guna mengajukan izin pembuatan zebra cross sementara di kawasan Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, pada Jumat (17/7/2026).

Langkah penyediaan fasilitas penyeberangan darurat ini diambil sebagai solusi jangka pendek setelah JPO di lokasi tersebut dibongkar akibat ditabrak truk pada Selasa lalu. Seperti dilansir dari Detikcom, proses pembangunan kembali fasilitas penyeberangan permanen memerlukan waktu pengerjaan yang tidak sebentar.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai kehadiran zebra cross sementara ini sangat mendesak agar keselamatan dan mobilitas pejalan kaki di area strategis tersebut tetap terjamin selama masa transisi.

"Jadi yang untuk JPO Tendean, yang akan ada penyelesaian untuk jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendeknya saya sudah meminta kepada Dinas Perhubungan untuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan memintakan izin apakah itu bisa digunakan untuk zebra cross dalam jangka pendek dulu," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Selain menyiapkan langkah darurat, jajaran pemerintah daerah juga langsung merencanakan pembangunan ulang struktur penyeberangan permanen yang baru demi kenyamanan publik.

"Karena kalau harus dibangun JPO baru itu kan takes time. Tetapi saya sudah memerintahkan juga untuk segera dibangun JPO baru," ujar Pramono, Gubernur DKI Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini sedang merumuskan opsi pendanaan yang paling efisien untuk membiayai proyek infrastruktur darurat tersebut.

"Bahwa itu apakah melalui APBD, creative financing, CSR, dan sebagainya, atau naming rights, sekarang kita lakukan, dan minggu depan ini kami rapatkan, segera kami putuskan," ucap Pramono, Gubernur DKI Jakarta.

Menurutnya, percepatan penanganan fasilitas sosial ini mutlak dilakukan mengingat tingginya volume masyarakat yang menggantungkan akses mobilitas harian mereka pada jembatan penyeberangan tersebut.

"Karena itu tidak bisa ditunda-tunda. Itu adalah JPO yang sangat-sangat strategis," ujar Pramono, Gubernur DKI Jakarta.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author