Pramono Anung Alokasikan Anggaran Beasiswa untuk Renovasi 11 SD
Gubernur Jakarta Pramono Anung menyesuaikan kuota penerima Beasiswa LPDP Jakarta pada Senin (27/7/2026) di Balai Kota Jakarta. Langkah ini diambil guna membagi alokasi anggaran pendidikan untuk percepatan perbaikan 11 sekolah dasar negeri yang rusak.
Jumlah penerima beasiswa kini diproyeksikan mencakup 50 hingga 75 mahasiswa, dari perkiraan awal masyarakat sebanyak 100 orang. Pramono menjelaskan bahwa angka 100 yang sempat beredar sebenarnya mengacu pada nilai dana alokasi program sebesar Rp100 miliar.
Hasil perhitungan dengan pihak LPDP Pusat menunjukkan biaya pendidikan tiap peserta diperkirakan memerlukan dana sekitar Rp2 miliar.
"Memang untuk 50 orang bukan 100, 100-nya itu Rp100 miliar. Berdasarkan hasil diskusi dengan LPDP Pusat, satu anak itu kebutuhannya kurang lebih Rp2 miliar sebenarnya. Jadi nanti yang berencana akan kita berangkatkan itu antara 50 sampai dengan 75 anak, jadi bukan 100," kata Pramono.
Pemprov Jakarta memprioritaskan sebagian anggaran pendidikan tersebut untuk mendukung proyek rehabilitasi fasilitas fisik sekolah dasar. Jumlah target gedung sekolah yang direnovasi kini ditambah dari sebelumnya tujuh unit menjadi 11 unit.
"Karena memang salah satu prioritas untuk renovasi revitalisasi SD-SD yang terjadi kemarin. Awalnya cuma tujuh, kemudian saya sudah memutuskan tambah empat sehingga menjadi 11," ujar Pramono.
Perbaikan menyeluruh ini mencakup SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09 yang sempat mengalami kerusakan pada struktur bangunannya. Dampak kerusakan gedung membuat aktivitas belajar mengajar para siswa terpaksa dialihkan sementara waktu ke lokasi sekolah lain.
"Sebelas itulah yang kita perbaiki, termasuk SD Negeri 9 Kebayoran Lama yang sementara pindah ke 11," ucap Pramono.
Program Beasiswa LPDP Provinsi Jakarta disiapkan sebagai jalur pembiayaan pendidikan tinggi bagi warga Jakarta yang akan melanjutkan jenjang perkuliahan di perguruan tinggi terkemuka. Skema pendanaan tersebut awalnya disiapkan Pemprov Jakarta dengan total dana mencapai Rp100 miliar, sebagaimana dilaporkan Akurat.co.