BMKG Diprakirakan Catat Cuaca Jawa Barat Dominan Mendung Besok
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan wilayah Jawa Barat akan didominasi kondisi langit mendung pada Kamis (13/8/2026). Meskipun persentase tutupan awan atau mendung mencapai 93 persen di berbagai kawasan, potensi terbentuknya hujan lebat dinilai sangat minim akibat kuatnya cengkeraman musim kemarau yang sedang berlangsung.
Berdasarkan data meteorologi terkini, kelembaban udara di Jawa Barat besok tercatat berada di angka 90 persen. Selain itu, parameter tekanan udara terukur sebesar 762 mmHg dengan pergerakan angin yang relatif tenang, yakni bertiup dari arah Barat pada kecepatan rata-rata 0,6 meter per detik.
Suhu udara di wilayah Jawa Barat berada dalam kisaran 20°C hingga 31°C. Namun, kombinasi tingkat kelembaban yang tinggi dan radiasi matahari membuat suhu terasa seperti mencapai 35°C pada siang hari. Pertanyaan masyarakat terkait "berapa suhu di Jawa Barat hari ini" dan esok hari menjadi perhatian mengingat cuaca terasa lebih gerah dari biasanya meski tutupan awan tergolong tinggi.
Kondisi cuaca yang minim hujan di tanah Pasundan ini tidak lepas dari dinamika atmosfer skala regional maupun global. Fenomena El Niño kategori kuat yang berpadu dengan Indeks Dipol Samudra Hindia (IOD) bernilai positif menjadi faktor utama terhambatnya pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.
Dampak El Niño dan IOD Positif
Anomali suhu permukaan laut di Samudra Pasifik dan Samudra Hindia tersebut secara signifikan mengurangi suplai uap air menuju kepulauan Nusantara. Dampaknya, pembentukan awan konvektif penghasil hujan berkurang drastis sejak pertengahan tahun.
Status Pergeseran Musim Kemarau
Data pemantauan iklim menunjukkan bahwa sebanyak 73,8 persen wilayah Indonesia atau setara dengan 516 Zona Observasi Meteorologi (ZOM) telah resmi memasuki musim kemarau. Wilayah Jawa Barat menjadi salah satu area yang terdampak langsung oleh pergeseran pola iklim sepekan ini.
Rincian Parameter Cuaca Jawa Barat Besok
Masyarakat yang hendak beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk tetap mengantisipasi suhu udara yang cukup terik. Berikut ringkasan parameter kondisi atmosfer untuk wilayah Jawa Barat pada 13 Agustus 2026:
| Parameter Cuaca | Nilai / Kondisi |
|---|---|
| Suhu Udara | 20°C – 31°C |
| Suhu Terasa (Apparent) | 35°C |
| Persentase Mendung | 93% |
| Kelembaban Udara | 90% |
| Arah & Kecepatan Angin | Barat, 0,6 m/s |
| Tekanan Udara | 762 mmHg |
Banyak warga mulai bertanya-tanya mengenai kondisi iklim harian, seperti memunculkan pencarian "cuaca besok di Jawa Barat bagaimana" di platform digital. Menjawab hal tersebut, fenomena dominasi mendung tanpa hujan ini diperkirakan masih bertahan seiring masuknya puncak musim kemarau.
Dampak Kurangnya Curah Hujan Nasional
Secara nasional, catatan curah hujan pada Dasarian III Juli 2026 berada dalam kategori rendah. Sekitar 76,3 persen wilayah Indonesia mencatatkan akumulasi hujan di bawah level normal, yang berlanjut hingga periode pertengahan Agustus 2026.
Masyarakat diimbau untuk terus menjaga suplai cairan tubuh guna mengantisipasi suhu terik yang terasa hingga 35°C, serta menghemat penggunaan air bersih selama masa puncak kemarau ini.