BMKG Prakirakan Cuaca Jawa Barat Didominasi Berawan pada 12 Juli 2026
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan prakiraan cuaca Jawa Barat hari ini secara berkala untuk periode 12 hingga 21 Juli 2026. Berdasarkan data resmi tersebut, mayoritas wilayah di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan, diprediksi akan didominasi oleh kondisi cuaca berawan.
Kondisi atmosfer di wilayah timur Jawa Barat menunjukkan stabilitas tinggi dengan potensi hujan yang sangat minim di awal periode. Informasi ini menjadi acuan penting bagi masyarakat sekitar dalam mengantisipasi perubahan suhu udara yang fluktuatif selama beberapa hari ke depan.
Rincian Kondisi Cuaca di Kecamatan Majalengka
Data info bmkg cuaca majalengka menunjukkan variasi suhu dan kelembapan yang cukup seragam di berbagai desa dan kelurahan pada tanggal 12 Juli 2026. Sebagian besar wilayah akan mengalami cuaca berawan sepanjang hari dengan kelembapan udara yang relatif tinggi.
Wilayah Munjul, Sidamukti, dan Cijati
Di Munjul dan Sidamukti, cuaca pada 12 Juli diprakirakan berawan dengan rentang suhu berkisar antara 23 hingga 26 derajat Celsius. Sementara itu, tingkat kelembapan udara di kedua lokasi ini berada pada angka 66 hingga 80 persen.
Untuk wilayah Cijati, kondisi udara terpantau sedikit lebih hangat dengan suhu udara berkisar antara 23 sampai 27 derajat Celsius. Kelembapan udara di Cijati tercatat berada di angka 63 hingga 80 persen.
Wilayah Babakan Jawa, Cicurug, dan Sindangkasih
Kondisi udara di Babakan Jawa diprediksi berawan dengan suhu mencapai 22 hingga 25 derajat Celsius serta kelembapan 72 hingga 83 persen. Warga setempat diimbau memantau perkembangan ini untuk aktivitas luar ruangan.
Sementara di Cicurug dan Sindangkasih, suhu udara terpantau lebih dingin, yakni berkisar antara 21 hingga 24 derajat Celsius. Kelembapan udara di wilayah ini cukup tinggi di angka 72 hingga 85 persen.
Wilayah Pusat Kota dan Sekitarnya
Untuk kawasan Majalengka Wetan, Majalengka Kulon, Tarikolot, dan Cikasarung, BMKG memprakirakan cuaca berawan dengan suhu 22 sampai 26 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara berkisar antara 66 hingga 82 persen. Selanjutnya, wilayah Tonjong akan mengalami cuaca berawan dengan suhu 22 hingga 25 derajat Celsius dan kelembapan 70 hingga 84 persen.
Wilayah Kulur dan Cibodas mencatat suhu terendah 21 hingga 24 derajat Celsius dengan kelembapan hingga 86 persen. Terakhir, di Kawunggirang, suhu udara diproyeksikan berkisar antara 20 hingga 24 derajat Celsius. Wilayah ini memiliki tingkat kelembapan tertinggi di kawasan Majalengka, yaitu mencapai 76 hingga 87 persen.
Masyarakat sering bertanya-tanya mengenai kepastian cuaca ekstrem, seperti pertanyaan warga "apakah kuningan besok akan hujan" yang kerap muncul dalam pencarian. Berdasarkan rilis resmi, wilayah Kuningan di awal periode ini masih didominasi cuaca kering dengan embusan angin dari arah Selatan.
Kondisi awal di Kuningan mencatat kelembapan udara berada di angka 86 persen dengan kecepatan angin mencapai 4,4 kilometer per jam. Selain itu, jarak pandang di wilayah tersebut dilaporkan kurang dari 10 kilometer. Suhu udara berkala di Kabupaten Kuningan untuk periode 12 hingga 21 Juli 2026 diprakirakan berkisar antara 18 derajat Celsius hingga mencapai angka tertinggi sebesar 28 derajat Celsius. Suhu maksimum tersebut diprediksi akan terjadi pada tanggal 14 Juli pukul 13.00 WIB.
Data Prakiraan Cuaca Wilayah Jawa Barat
Berikut adalah tabel ringkasan kondisi cuaca, suhu, dan kelembapan di beberapa titik peninjauan di Jawa Barat untuk tanggal 12 Juli 2026:
| Kecamatan / Wilayah | Kondisi Cuaca | Suhu Udara (°C) | Kelembapan Udara (%) |
|---|---|---|---|
| Munjul | Berawan | 23–26 | 66–80 |
| Babakan Jawa | Berawan | 22–25 | 72–83 |
| Cicurug & Sindangkasih | Berawan | 21–24 | 72–85 |
| Majalengka Pusat | Berawan | 22–26 | 66–82 |
| Tonjong | Berawan | 22–25 | 70–84 |
| Cijati | Berawan | 23–27 | 63–80 |
| Kulur & Cibodas | Berawan | 21–24 | 75–86 |
| Kawunggirang | Berawan | 20–24 | 76–87 |
| Kuningan (Awal) | Udara Kabur / Kering | 18–28 | 86 |
Masyarakat di seluruh wilayah Jawa Barat diharapkan tetap memperbarui informasi cuaca secara berkala melalui saluran resmi BMKG. Perubahan kondisi atmosfer lokal dapat memengaruhi fluktuasi kelembapan udara dan jarak pandang di masing-masing area.