Prabowo Undang Petani dan Buruh Hadiri Upacara HUT Ke-81 RI di Istana
Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah petani dan buruh pabrik untuk menghadiri langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2026. Kehadiran elemen masyarakat dari latar belakang pekerja ini merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian profesi mereka.
Para tamu undangan tersebut di antaranya adalah Darim Juanda dan Nuroni yang berprofesi sebagai petani di Karawang, serta Bambang Edi Nurudin dan Sarip Mujianto yang bekerja sebagai buruh pabrik. Pemerintah memberikan kesempatan ini kepada warga dari berbagai profesi guna menyemarakkan perayaan kemerdekaan.
Darim Juanda, seorang petani asal Karawang yang telah bekerja selama 14 tahun, mengaku terharu dan tidak pernah menyangka akan diundang secara resmi oleh pihak istana.
"Perasaan saya begitu mendapat surat undangan dari Bapak Presiden Prabowo untuk mengikuti upacara kemerdekaan Republik Indonesia sangat terharu. Bahkan, saya tidak menyangka sekali bahwa saya akan mendapat undangan di hari kemerdekaan di istana negara," kata Darim dikutip dari siaran pers, Sabtu (15/8/2026).
Ia pun menyampaikan harapannya agar sektor pertanian terus memperoleh perhatian pemerintah sehingga kesejahteraan para petani dapat terus meningkat di masa mendatang.
"Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah mengundang kami sebagai wakil para petani di seluruh Indonesia khususnya di Kabupaten Karawang. Indonesia Merdeka! Merdeka! Merdeka!" tutur dia.
Rasa terkejut juga dirasakan oleh Nuroni, petani berusia 57 tahun dari Karawang yang sudah lebih dari 30 tahun menggarap sawah. Ia merasa bangga karena terpilih mewakili sesama profesinya untuk menghadiri acara kenegaraan tersebut.
"Pertama ya, saya mendapat undangan itu kaget, karena nggak nyangka lah seumur hidup saya ini dapat undangan dari Presiden. Yang keduanya saya bangga, karena mungkin saya terpilih di antara para petani," kata Nuroni.
Sementara itu, kegembiraan serupa disampaikan oleh Bambang Edi Nurudin, buruh di kawasan Jakarta Timur yang telah bekerja selama 23 tahun.
“Alhamdulillah banget ini, senang nih. Kayak dapat doorprize saja ini,” ujar dia.
Sarip Mujianto, seorang buruh yang telah bekerja sejak 2010, juga mengapresiasi undangan Presiden tersebut. Menurutnya, langkah ini membuktikan perhatian pemerintah terhadap peran penting kaum pekerja.
"Terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Pak Prabowo Subianto yang sudah perhatian kepada kaum buruh," kata Sarip.