Prabowo Subianto Temui Jokowi dan Tegaskan Program Pendidikan di MPR
Presiden Prabowo Subianto menghampiri serta memberi hormat kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo seusai penutupan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Momen hangat tersebut terjadi sekitar pukul 11.49 WIB setelah Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin resmi menutup persidangan, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Kedua tokoh bangsa itu saling bersalaman, berbincang singkat, dan tertawa bersama sebelum Jokowi memberikan gestur acungan jempol.
Setelah menyapa Jokowi, Prabowo melanjutkan interaksi dengan menyalami Wakil Presiden ke-11 RI Boediono, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, serta deretan pejabat negara lainnya yang hadir di lokasi.
Dalam pidatonyo, Prabowo memaparkan rencana strategis pemerintah di bidang pendidikan, yakni pengajaran bahasa asing yang akan diterapkan sejak tingkat Sekolah Dasar.
"Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD. SD kelas 1 mereka harus mulai bahasa asing; bahasa yang paling penting: bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Arab, bahasa Jepang, Korea, bahasa Spanyol, dan bahasa Prancis," ucap Prabowo.
Langkah pembelajaran bahasa asing sejak dini tersebut dirancang untuk meningkatkan daya saing generasi muda Indonesia di tingkat global.
Selain sektor pendidikan, Kepala Negara menegaskan komitmennya untuk mengatasi persoalan stunting yang masih menghinggapi sekitar 25 persen anak-anak di tanah air.
"Tapi itulah kenyataan yang kita hadapi dan kita laksanakan pada pagi hari ini untuk mengatasi itu, untuk mengatasi stunting yang masih dialami oleh anak-anak kita di beberapa tempat setinggi 25 persen, 1 dari 4 anak Indonesia ada yang mengalami stunting," kata Prabowo.
Ia menekankan bahwa kondisi stunting sangat berbahaya karena mengganggu perkembangan sel tubuh anak sehingga berdampak buruk pada masa depan mereka.
"Dan karena itu, saya bertekad teruskan program MBG tapi dengan perbaikan dan efisiensi," ujarnya.