Prabowo Subianto Tegaskan Pemenuhan Gizi Anak Menjadi Fondasi Utama

Share

Pembangunan manusia yang berkualitas harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar berupa gizi agar tidak ada anak yang belajar dalam kondisi lapar. Penegasan tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Health.

Prabowo menekankan bahwa asupan gizi menjadi faktor mendasar yang sangat menentukan masa depan generasi penerus bangsa.

"Yang paling menentukan masa depan adalah pembangunan manusia. Kita memulai dari hal yang paling dasar, yaitu gizi. Tidak boleh ada anak-anak kita belajar dalam keadaan lapar. Tidak ada anak yang dapat belajar dengan baik apabila dia lapar," ujar Prabowo.

Asupan makanan berfungsi memberikan energi bagi tubuh untuk menjalankan aktivitas harian, termasuk menjaga daya pikir anak. Rasa lapar yang dialami saat jam pelajaran dapat membuat konsentrasi anak terganggu dan perhatiannya teralihkan dari materi pembelajaran.

Kondisi tersebut berkaitan erat dengan kebutuhan energi otak yang mengandalkan asupan glukosa dari makanan. Tanpa pasokan energi yang cukup, tubuh anak akan terasa lemas sehingga menyulitkan proses penerimaan informasi selama sekolah.

Nutrisi dari makanan seperti karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral dibutuhkan untuk menunjang tumbuh kembang sekaligus proses metabolisme tubuh. Kebutuhan energi tiap anak pun bervariasi bergantung pada usia, jenis kelamin, ukuran tubuh, serta tingkat aktivitas fisik harian.

Berdasarkan publikasi WHO tahun 2023, pemenuhan gizi ditempatkan sebagai salah satu komponen penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kesehatan dan proses belajar anak.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author