Presiden Prabowo Subianto Resmikan 5 Jembatan Merah Putih Presisi
Akses mobilitas masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya kini makin meluas. Ketersediaan infrastruktur penghubung tersebut resmi bertambah setelah Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima Jembatan Merah Putih Presisi secara virtual.
Peresmian infrastruktur ini merupakan bagian dari agenda nasional yang mencakup 3.395 jembatan TNI-Polri serta sarana air bersih di seluruh Indonesia. Rangkaian acara berpusat di Istana dan terhubung melalui konferensi video Zoom.
Dikutip dari Detikcom, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri meresmikan salah satu fasilitas fisik tersebut secara langsung di Kampung Pulongandang Tengah, Desa Sindangsari, Cabangbungin, Kabupaten Bekasi pada Kamis (13/8/2026).
Polda Metro Jaya telah merampungkan lima jembatan yang tersebar di dua wilayah administrasi. Empat titik berada di Kabupaten Bekasi, sementara satu jembatan dibangun di Kota Tangerang Selatan.
Empat lokasi di Kabupaten Bekasi meliputi Kampung Kalenderwak Desa Karangsari, Kampung Kobak Ceper Desa Karangharja, Kampung Pulongandang Tengah Desa Sindangsari, dan Desa Bantar Jaya. Adapun satu titik lainnya bertempat di Kelurahan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.
Keberadaan fasilitas penyeberangan baru ini difungsikan untuk mempermudah pergerakan harian warga menuju area permukiman, sekolah, dan pusat layanan umum. Infrastruktur tersebut juga disiapkannya untuk memperlancar distribusi hasil pertanian serta produk usaha lokal.
Di Desa Sindangsari, peresmian dilanjutkan dengan peninjauan lapangan serta dialog langsung antara jajaran kepolisian dan warga setempat. Sarana baru ini memberikan jalur melintas yang lebih aman bagi masyarakat.
Selain peresmian fisik, Polda Metro Jaya menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan. Langkah ini mencakup pembagian paket bantuan serta pemeriksaan medis gratis sebagai wujud kepedulian kepolisian kepada warga sekitar.
Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhan warga dan membantu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.
"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat," ujar Kapolri.
Kapolri juga menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian harus terus menjaga kedekatan dengan masyarakat dan memberikan pengabdian terbaik.
"Polri lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak Presiden betul-betul dapat kita laksanakan, sehingga kita bisa memberikan pengabdian terbaik demi terwujudnya Polri untuk masyarakat," pungkas Kapolri.
Pembangunan sarana penyeberangan ini menjadi wujud kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat. Keberlanjutan fungsi fasilitas tersebut kini bergantung pada perawatan bersama oleh warga setempat.