Prabowo Sambut Kunjungan PM Thailand Anutin Charnvirakul di Istana
Penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Kerajaan Thailand kembali ditegaskan melalui agenda diplomasi tingkat tinggi di Jakarta. Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Thailand YM Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka.
Seperti dilansir dari Detikcom, PM Charnvirakul tiba di kompleks Istana Merdeka pada pukul 16.53 WIB. Kedatangan pemimpin Thailand tersebut disambut langsung oleh Presiden Prabowo dalam prosesi kenegaraan resmi.
Usai Upacara Penyambutan, kedua pemimpin saling memperkenalkan jajaran menteri dan pejabat tinggi yang mendampingi kunjungan kerja tersebut.
Sejumlah pejabat kabinet tampak mendampingi Presiden Prabowo, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Hadir pula Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, serta Kepala BP BUMN Dony Oskaria.
Setelah mengisi buku tamu kenegaraan di ruang kredensial, Presiden Prabowo dan PM Charnvirakul menggelar pertemuan terbatas secara empat mata atau tete-a-tete di ruang kerja Presiden.
Agenda diplomasi ini kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bilateral yang melibatkan seluruh delegasi dari kedua negara. Pembahasan berfokus pada penguatan kerja sama strategis di berbagai sektor prioritas.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan menyaksikan penandatanganan sejumlah dokumen kerja sama antarnegara, diikuti penyampaian pernyataan pers bersama oleh kedua Kepala Pemerintahan.
Sebagai penutup agenda di hari pertama, Presiden Prabowo menggelar jamuan makan malam kenegaraan untuk menghormati PM Charnvirakul beserta seluruh jajaran delegasinya.
PM Charnvirakul dijadwalkan melangsungkan kunjungan resmi di Indonesia selama dua hari, yakni pada 3 hingga 4 Agustus 2026. Guna mengantisipasi kemacetan, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol Jakarta.