Prabowo Kebut Swasembada Daging Merah Setelah Capai Protein Lain
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Indonesia telah berhasil mencapai swasembada pasokan protein untuk komoditas ikan dan unggas selama setidaknya satu tahun terakhir. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026), seperti dilansir dari Detik Health.
Pemerintah mencatat bahwa pemenuhan nutrisi nasional dari sektor perikanan dan peternakan ayam telah terpenuhi secara mandiri. Kendati demikian, sektor peternakan komoditas lain masih memerlukan perhatian ekstra.
"Pada dasarnya untuk protein kita sudah swasembada yaitu protein dari ikan, protein dari telur, protein dari daging ayam," kata Prabowo.
Di sisi lain, pemenuhan konsumsi daging merah nasional masih menghadapi hambatan dan belum dapat diproduksi secara mandiri. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menggenjot produksi komoditas tersebut agar ketergantungan impor dapat berkurang.
"Daging sapi yang belum, daging kerbau juga belum, tapi daging ayam sudah," katanya.
Pemenuhan asupan nutrisi protein menjadi salah satu fokus utama karena perannya yang vital bagi kesehatan tubuh. Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa protein berfungsi sebagai bahan pembangun utama untuk jaringan tubuh, termasuk organ vital, otot, kulit, rambut, dan kuku.
Kebutuhan asupan nutrisi ini harus dipenuhi dari konsumsi makanan harian karena tubuh tidak dapat memproduksi seluruh jenis asam amino yang dibutuhkan. Kekurangan asupan nutrisi tersebut berisiko memicu gangguan pertumbuhan, penurunan sistem kekebalan tubuh, hingga gangguan metabolisme.
Selain menyokong pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh, pemenuhan nutrisi ini juga berperan dalam menunjang sistem kekebalan, produksi hormon serta enzim, dan menjaga kesehatan tulang serta otot. Asupan nutrisi yang memadai juga membantu mengontrol berat badan, memberikan rasa kenyang, dan menjaga kesehatan kulit maupun organ vital lainnya.