Prabowo Subianto Dorong Pembangunan Giant Sea Wall Pantura Jawa
Presiden Prabowo Subianto menegaskan proyek pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa harus segera dimulai untuk mengamankan wilayah pesisir dari potensi bencana, dilansir dari Detikcom, Jumat (14/8/2026).
"Kita juga harus membangun giant sea wall, tanggul besar untuk mengamankan pantai utara Pulau Jawa. Ini mutlak harus kita lakukan, jangan kita tunggu bencana datang," kata Prabowo dalam pidatonya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Pemerintah menilai infrastruktur penahan gelombang ini krusial mengingat ancaman abrasi dan penurunan tanah di kawasan pesisir Jawa. Prabowo menyinggung keberhasilan negara lain yang berhasil melindungi warga melalui infrastruktur serupa.
"Kita harus belajar dari negara lain, negara Belanda membangun infrastruktur perlindungan jangka panjang tanpa perlu menunggu bencana. Giant sea wall di Belanda kini melindungi jutaan penduduk Belanda dan menjadi simbol kemampuan teknologi nasional Belanda," ujar Prabowo.
Proyek skala besar ini diproyeksikan memakan waktu penyelesaian antara 15 hingga 20 tahun. Prabowo menyampaikan keterlibatan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam mengembangkan teknologi pendukung proyek tersebut.
"Proyek giant sea wall ini akan butuh 15 hingga 20 tahun untuk kita selesaikan pembangunan giant sea wall ini. Ini waktu yang lama, saya tidak tahu presiden keberapa yang akan meresmikan, tapi saya bertekad, presiden kedelapan akan mulai proyek ini," sebut Prabowo.
Secara teknis, pemancangan benteng laut ini direncanakan terbagi dalam 15 segmen yang membentang dari wilayah Banten hingga Gresik, Jawa Timur.
"Pembangunan ini kita rencanakan dibagi 15 segmen dari Banten sampai Jawa Timur, sampai Gresik. Dan jika dilaksanakan serentak, sesungguhnya mungkin berkurang dari 20 tahun," kata Prabowo.