Polri dan TNI Damai Kesalahpahaman Misa di Depok

Share

Aparat kepolisian bersama TNI turun tangan memediasi kesalahpahaman terkait pelaksanaan ibadah misa penghiburan di sebuah rumah duka di Cipayung, Kota Depok, Minggu (28/6). Masalah pelarangan kegiatan keagamaan yang sempat viral di media sosial tersebut kini telah diselesaikan secara damai.

Peristiwa ini bermula saat keluarga dan kerabat mendiang SLS (70) berkumpul menggelar misa requiem untuk mendoakan kedamaian jiwa umat yang wafat. Pengurus lingkungan setempat dinarasikan menghalangi ibadah Ekaristi tersebut meski Romo pemimpin misa telah hadir di lokasi acara.

Klarifikasi mengenai akar permasalahan yang memicu perdebatan warga di media sosial disampaikan oleh pihak kepolisian, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Respons cepat segera diambil oleh petugas keamanan untuk meredam konflik di lingkungan tersebut.

"Ada misskomunikasi awalnya. Ada warga yang tidak tahu-menahu menegur ada acara apa," ujar AKP Hendra, Kasi Humas Polres Metro Depok.

Narasi yang beredar luas di jagat maya sempat menyudutkan pimpinan rukun tetangga setempat sebagai pihak yang melakukan pencegahan ibadah. Kendati demikian, polisi meluruskan bahwa pejabat lingkungan tersebut sebenarnya sedang berada di tempat lain.

"Kalau di medsos kan pak RT yang memberikan acara tersebut padahal Pak RT-nya lagi di luar kota," ucap AKP Hendra.

Langkah mediasi langsung ditempuh oleh jajaran pimpinan wilayah setempat begitu menerima laporan warga. Kehadiran petugas gabungan memastikan situasi di lokasi duka kembali kondusif.

"Sudah diselesaikan sama kapolsek dan koramil, sudah (damai)," pungkas AKP Hendra.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author