Polres Muara Enim Perkuat Mitigasi Karhutla di Sungai Rotan

Share

Polda Sumatera Selatan melalui Polres Muara Enim memperketat langkah mitigasi kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, pada Selasa (11/8/2026). Upaya preventif ini dilakukan lewat sosialisasi kesiapsiagaan bersama unsur TNI, pemerintah, dan masyarakat setempat seperti dilansir dari Detikcom.

Kegiatan yang terpusat di Aula Kantor Camat Sungai Rotan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra. Agenda ini dihadiri Kabag Ops Polres Muara Enim Kompol Herry Widodo, Kapolsek Sungai Rotan Iptu Suhendri, Danramil 404-01 Gelumbang Kapten Inf. Sutrisno, serta perwakilan instansi seperti BPBD, Damkar, hingga Masyarakat Peduli Api.

Penguatan mitigasi ini difokuskan di Kecamatan Sungai Rotan karena wilayah tersebut dominan memiliki karakteristik lahan gambut yang rawan memicu titik api. Selain memberikan pemahaman pencegahan, petugas gabungan turut memeriksa kesiapan sarana pemadam kebakaran serta menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada warga dan relawan.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Hendri Syaputra menekankan pentingnya komunikasi serta koordinasi intensif antarinstansi untuk mengantisipasi potensi kebakaran di area rawan.

"Jalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh pihak terkait. Daerah yang rawan karhutla harus terus diantisipasi dan dalam penanganannya kita tetap harus berhati-hati. Alam ini harus kita jaga untuk generasi penerus," ujar AKBP Hendri Syaputra, Rabu (12/8/2026).

Ia mengimbau jajaran dan warga agar sigap merespons kemunculan titik api kecil sebelum meluas.

"Apabila masyarakat menemukan titik api, segera lakukan pemadaman jika masih memungkinkan. Apabila api membesar, segera libatkan stakeholder terkait. Kita harus bersatu padu dalam menanggulangi karhutla meskipun peralatan yang dimiliki terbatas," katanya.

Guna memaksimalkan pencegahan, ia menyoroti bahwa penanganan kebakaran lahan tidak bisa dibebankan kepada satu lembaga saja.

"Pencegahan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, perusahaan, Masyarakat Peduli Api dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan di tingkat wilayah," tutur AKBP Hendri Syaputra.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menegaskan komitmen jajarannya dalam mengedepankan tindakan pencegahan secara terpadu di wilayah Sumatera Selatan.

"Pencegahan harus dimulai sedini mungkin melalui edukasi, patroli, pemantauan titik rawan serta keterlibatan aktif masyarakat. Polda Sumsel mendorong seluruh jajaran untuk terus membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, dunia usaha dan masyarakat agar setiap potensi karhutla dapat diantisipasi dan ditangani dengan cepat," kata Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya.

Sebagai langkah lanjutan di lapangan, Polsek Sungai Rotan bersama instansi terkait rutin melakukan pemantauan titik panas (hotspot), sosialisasi larangan membakar lahan, dan patroli ke desa-desa.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author