Polres Metro Jakarta Pusat Amankan Pemuda Bawa Tramadol dan Sita Celurit

Share

Polres Metro Jakarta Pusat melaksanakan operasi cipta kondisi di berbagai lokasi guna meningkatkan keamanan wilayah. Dalam kegiatan tersebut, petugas menangkap seorang pemuda yang kedapatan membawa obat keras serta menyita senjata tajam, seperti dilansir dari Detikcom.

Operasi yang berlangsung pada Senin (25/5) dini hari ini melibatkan 145 personel gabungan dari Polres dan Polsek jajaran. Wilayah yang menjadi sasaran razia meliputi Gambir, Tanah Abang, Menteng, Sawah Besar, Kemayoran, Senen, Cempaka Putih, hingga Johar Baru.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengantisipasi aksi tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, serta peredaran narkoba. Langkah preventif ini bertujuan memastikan ketertiban di tengah masyarakat tetap terjaga.

"Kegiatan operasi cipta kondisi ini rutin kami lakukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam rawan malam hingga dini hari di wilayah Jakarta Pusat," kata Reynold dalam keterangannya.

Saat patroli berlangsung, anggota Polsek Senen menemukan satu bilah celurit tanpa pemilik di kawasan Underpass Senen. Di lokasi berbeda, personel Polsek Cempaka Putih juga mengamankan sebilah celurit di kawasan Rawasari Selatan.

Selain menyita senjata tajam, petugas mengamankan seorang pria berinisial AM yang kedapatan menyimpan lima butir obat keras jenis tramadol di dalam sepeda motornya.

"Terhadap satu orang yang kedapatan membawa obat keras jenis tramadol saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh anggota," ujar Reynold.

Polisi juga menyita beberapa sepeda motor tanpa dokumen resmi di wilayah Tanah Abang dan Sawah Besar. Reynold menyatakan patroli akan terus ditingkatkan demi menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Jakarta Pusat.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membawa senjata tajam, menghindari penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang, serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan," tutur Reynold.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author