Polres Metro Jakarta Barat Amankan 4 Pemuda Pembawa Sabu dan Tramadol
Personel Polres Metro Jakarta Barat mengamankan empat orang pemuda yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu dan obat-obatan daftar G jenis tramadol. Penangkapan tersebut dilakukan saat petugas menggelar patroli berkala untuk mengantisipasi aksi kejahatan jalanan.
Giat patroli ini dimulai pada Senin (25/5/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Seperti dilansir dari Detikcom, agenda tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Twedi Aditya Benyahadi, yang diawali dengan pelaksanaan apel bersama.
Operasi pengamanan ini dilaksanakan oleh personel gabungan yang terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, hingga Satpol PP. Petugas menyisir kawasan Jalan Pangeran Tubagus Angke, Tambora, Jakarta Barat.
"Pada kesempatan ini, pelaksanaan razia ini diamankan empat orang yang kedapatan membawa obat-obatan daftar G, kemudian ada yang membawa juga sabu," kata Twedi kepada wartawan di lokasi.
Keempat pemuda tersebut dihentikan oleh petugas saat sedang melakukan razia terhadap sejumlah pengendara sepeda motor. Berdasarkan pemeriksaan awal, para pemuda tersebut diketahui hendak berkendara menuju ke arah Kota Tua.
Guna pemeriksaan lebih lanjut, keempat orang yang ditangkap tersebut langsung dibawa ke Polsek Tambora. Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan pendalaman untuk mengetahui asal-usul perolehan barang haram tersebut.
"Ini akan kita dalami nanti mereka beli di mana, kemudian akan digunakan di mana dan dengan siapa, seperti itu," ungkapnya.
Twedi menjelaskan bahwa terdapat sekitar sembilan titik patroli dan razia yang diselenggarakan pada dini hari tersebut. Seluruh Polsek di bawah jajaran Polres Metro Jakarta Barat dikerahkan untuk bergerak melakukan pengamanan.
"Semua di Polsek ada semua ya, di setiap Polsek ada semua, ada yang satu titik, ada yang dua titik melaksanakan razia. Untuk lokasinya setiap malam akan berpindah-pindah di lokasi-lokasi yang tadi sudah saya sampaikan, yang terindikasi rawan dengan kejahatan-kejahatan yang sudah disampaikan sebelumnya," ungkap dia.
Operasi pencegahan kejahatan jalanan ini dipastikan akan tetap berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Petugas gabungan bakal terus menyasar sejumlah titik lokasi yang dinilai rawan kriminalitas.
"Kegiatan ini akan kita teruskan sampai pukul 05.00 WIB pagi, rutin, dan termasuk seluruh wilayah melakukan hal yang sama. Demikian juga dengan pelaksanaan patroli akan dilaksanakan sampai pagi di lokasi-lokasi yang rawan kejahatan maupun tawuran ataupun peredaran dan penggunaan narkoba," katanya.