Polres Bogor Periksa 57 Saksi Kasus Bocah Tewas Digigit Anjing

Share

Polres Bogor memeriksa 57 orang saksi guna mengusut kasus kematian seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun akibat gigitan anjing pemburu babi di Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Langkah hukum ini diperkuat dengan penyitaan 21 unit mobil yang digunakan untuk mengangkut kawanan hewan tersebut, seperti dilansir dari Detikcom pada Senin (8/7/2026).

"Dalam perkembangan pemrosesan kasus ini, pihak kepolisian total telah memeriksa dan mengamankan sebanyak 57 orang saksi maupun pihak terkait, serta menyita barang bukti berupa kendaraan roda empat sebanyak 21 unit mobil," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto dalam keterangan tertulis, Senin (8/7/2026).

Penyidikan perkara ini dikawal langsung oleh pimpinan Polres Bogor demi menjamin transparansi publik. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan spekulasi liar di media sosial lantaran proses investigasi terus berjalan baik dari aspek hukum maupun medis.

"Seluruh barang bukti kendaraan, pemeriksaan 57 orang, hingga uji laboratoris terhadap ratusan hewan ini menjadi pijakan kuat bagi penyidik untuk mengusut tuntas perkara secara profesional dan transparan. Kami minta masyarakat mempercayakan sepenuhnya proses ini kepada petugas dan bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah," kata AKBP Wikha Ardilestanto.

Penyelidikan intensif ini berawal dari penemuan jenazah anak berinisial MAS yang sempat memicu kehebohan di jejaring sosial. Berdasarkan data awal dari kepolisian setempat, korban diserang saat sedang melakukan aktivitas memancing di wilayah Desa Sipak, Jasinga.

"Betul, ada ditemukan mayat. Lokasi penemuannya di Desa Sipak, Jasinga. Korban usia 9 tahun, informasi dari keluarga usianya 9 tahun. Korban atas nama MAS," kata Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat, Minggu (7/6).

Personel kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan verifikasi segera setelah menerima laporan dari warga. Polsek Jasinga menegaskan bahwa dugaan penyerangan oleh anjing pemburu tersebut masih terus didalami melalui rangkaian pemeriksaan fisik.

"Informasi awal dari warga, korban lagi mancing, digigit anjing (pemburu babi). Ini kan baru informasi awalnya, baru diduga. Setelah anggota cek ke lokasi, memang betul ada mayat anak kecil," tambah Iptu Agus Hidayat.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author