Polisi Vietnam Selidiki Turis Rusia Terkait Pencurian Bagasi Bermerek
Aparat kepolisian di Bandara Internasional Tan Son Nhat, Kota Ho Chi Minh, Vietnam, menyelidiki seorang turis pria berkebangsaan Rusia karena diduga melakukan aksi pencurian koper-koper bermerek berisi barang mewah di area sabuk konveyor bagasi terminal internasional.
Penyelidikan kasus tersebut dilansir dari Detik Travel berdasarkan laporan dari media VN Express pada Selasa (26/5/2026). Tersangka pencurian yang diidentifikasi bernama Gorb Aleksandr dan berusia 26 tahun tersebut kini telah diserahkan kepada pihak Kepolisian Kota Ho Chi Minh demi pemeriksaan lebih lanjut.
Tindakan penangkapan dilakukan oleh petugas setelah adanya laporan dari sejumlah penumpang yang mengaku kehilangan barang serta bagasi mereka saat mengantre di area pengambilan bagasi. Petugas keamanan bandara kemudian mencurigai gerak-gerik Aleksandr di terminal internasional pada tanggal 13 April dan langsung memantaunya.
Aparat keamanan yang melakukan pengawasan selama lebih dari 30 menit menangkap basah Aleksandr ketika ia diduga mengambil dua koper dari dua penerbangan yang berbeda. Petugas polisi segera mencegat dan mengamankan Aleksandr untuk diinterogasi saat pemuda tersebut berusaha melarikan diri dari area pengambilan bagasi bandara.
Berdasarkan laporan dari stasiun televisi VTV, Aleksandr mengakui bahwa dirinya mendarat di Bandara Tan Son Nhat dari Bangkok, Thailand, pada hari itu tanpa membawa bagasi terdaftar. Pria Rusia tersebut juga mengaku pernah melakukan aksi serupa di Vietnam sebelumnya dengan hasil curian berupa dua koper dan satu tas tangan.
Barang-barang mewah hasil curian tersebut rencananya akan dibawa kembali ke Bangkok untuk diserahkan kepada seorang pimpinan komplotan sebelum dijual kembali ke pasar gelap. Pihak kepolisian setempat saat ini masih melakukan pengembangan investigasi guna mengungkap jaringan pencurian bagasi internasional tersebut secara menyeluruh.