Polisi Ungkap Motif Pelemparan Bom Molotov Salah Sasaran di Koja
Aparat kepolisian berhasil membongkar motif di balik aksi pelemparan bom molotov yang salah sasaran hingga hampir mengenai seorang ibu dan anak di Koja, Jakarta Utara.
Aksi nekat tersebut diduga dipicu oleh rasa cemburu pelaku yang berniat mengincar keluarga dari kekasih baru mantan istrinya.
Seperti dilansir dari Detikcom, pihak berwajib telah mengidentifikasi empat orang pelaku berdasarkan pemeriksaan saksi dan rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian.
Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto menjelaskan bahwa pelaku utama yang melemparkan botol berbahan bakar tersebut diketahui berinisial M.
Berdasarkan hasil penyelidikan, M merasa tidak terima karena mantan istrinya yang berinisial R telah memiliki pasangan baru berinisial U, meskipun pelaku sendiri sebenarnya sudah mempunyai kekasih baru.
Sasaran utama dari tindakan pelaku M sebenarnya adalah K, seorang pria yang merupakan paman dari U.
"Cuma pelaku M itu cemburu sama R sama U. Cemburunya lucu, nyasar ke keluarganya U. Kan di video itu ada orang yang duduk megang HP kan, nah itu pamannya U, inisial K," kata Andry saat dihubungi, Selasa (23/6/2026).
Peristiwa ini terjadi di Jalan Mandiri II, Koja, pada Senin (22/6) sekitar pukul 09.00 WIB ketika korban K sedang duduk bermain ponsel di depan rumah.
Korban K yang mengenakan kaus biru dalam rekaman video langsung bergerak menghindar begitu bom molotov meledak di dekat posisinya.
Pada detik yang sama, seorang ibu yang memboncengkan anaknya menggunakan sepeda motor melintas tepat di lokasi ledakan.
"Jadi pelaku ini datang ke rumah K lagi, dari jauh sudah teriak-teriakan si pelaku atau M. Bom molotov (dilempar) ke K, tapi nggak kena kan. Jatuh ke jalan, nah si ibunya lewat, yang naik motor.
Jadi si ibu ini nggak kenal pelaku, nggak kenal semua. Si pelaku ingin ngelempar si K, cuma nggak kena, nah si ibu ini lewat gitu," jelasnya.
Kaget akibat ledakan yang terjadi tepat di samping mereka, ibu dan anak tersebut kehilangan kendali hingga menabrak dinding rumah warga sekitar dan terjatuh.
Kompol Andry Suharto memastikan bahwa pengendara motor beserta anaknya tersebut selamat dan tidak mengalami luka bakar akibat insiden tersebut.
"(Pelaku) yang lempar (molotov) satu, tapi pada saat datang itu dia bersama kawannya sekitar tiga orang, yang melakukan pelemparan cuma satu," ujarnya sambil menambahkan bahwa empat pelaku sedang diburu.