Polisi Turki Tangkap 200 Orang Diduga Anggota Kelompok Teroris

Share

Lebih dari 200 orang yang diduga terkait dengan jaringan ISIS dan kelompok sayap kiri ekstrem dilarang telah ditangkap oleh kepolisian Turki pada Selasa (23/6/2026). Pengamanan massal di ibu kota Ankara ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO.

Sebagaimana dilansir dari Detikcom melalui laporan kantor berita AFP, kantor kejaksaan Ankara mengonfirmasi bahwa sejauh ini terdapat 209 orang yang sudah ditahan. Di sisi lain, aparat kepolisian setempat dilaporkan masih melakukan pengejaran terhadap 32 tersangka lain yang berstatus buron.

Otoritas hukum Turki mengidentifikasi sebanyak 185 orang dari total tahanan merupakan anggota organisasi sayap kiri ekstrem yang masuk dalam daftar kelompok teroris Ankara. Salah satu organisasi yang disasar adalah Revolutionary People's Liberation Party-Front (DHKP-C), kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas sejumlah aksi serangan di Turki pada masa lalu.

Pihak berwenang menyatakan bahwa operasi penangkapan berskala besar ini menyasar beberapa kelompok sekaligus untuk memperketat koridor keamanan wilayah. Sebagai tindakan penunjang, kantor gubernur Ankara telah menerbitkan larangan resmi terhadap seluruh bentuk aksi demonstrasi sejak Senin (22/6) malam.

Larangan aksi unjuk rasa tersebut akan diberlakukan mulai 28 Juni hingga berakhirnya KTT NATO yang dijadwalkan berlangsung pada 7-8 Juli mendatang. Pertemuan tingkat tinggi tersebut direncanakan menghadiri para pemimpin dari 32 negara anggota, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: ISIS KTT NATO Turki
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author