Polisi Tangkap Tiga Pengeroyok Pria Hingga Tewas di Grogol

Share

Seorang pria berinisial DM (29) meninggal dunia setelah dikeroyok dan dilempar dari lantai dua sebuah tempat biliar di kawasan Grogol, Jakarta Barat, akibat perselisihan saat mengonsumsi minuman keras pada Minggu (10/5) dini hari.

Aparat kepolisian dari Polsek Grogol Petamburan bergerak cepat menangani kasus ini, seperti yang dilansir dari Detikcom. Tiga orang pelaku pengeroyokan kini telah berhasil diamankan oleh pihak berwajib, sementara lima orang lainnya masih dalam proses pengejaran.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan menjelaskan bahwa insiden maut tersebut bermula dari konflik saat korban dan para pelaku sedang bersama-sama mengonsumsi minuman keras.

"Korban dan para pelaku sempat konflik ketika mengonsumsi miras. Kemudian turun ke tangga, korban ini sempat memiting teman dari pelaku. Tidak terima temannya dipiting pada saat di tangga, temannya berusaha membantu temannya yang sedang dipiting," kata Alex.

Kondisi di lokasi kejadian semakin memanas ketika korban tetap enggan melepaskan pitingannya. Situasi tersebut memicu tindakan kekerasan massal dari rekan-rekan pelaku lainnya yang berada di tempat kejadian perkara.

"Temannya berusaha bantu untuk lepas. Setelah berusaha bantu tapi korban bersikeras untuk membawa A ini, makanya ada serangan ke korban berupa pemukulan, di situ terjadi pengeroyokan. Kemudian dia memecahkan kaca kemudian dia mendorong korban hingga terjatuh," ujar Alex.

Setelah terjatuh dari lantai dua gedung biliar tersebut, korban yang mengalami luka parah segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat. DM sempat berada dalam kondisi tidak sadarkan diri sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

"Korban menderita koma 4 hari dan kemudian korban dinyatakan meninggal dunia," imbuh Alex.

Penyelidikan intensif yang dilakukan oleh pihak kepolisian membuahkan hasil dengan penangkapan tiga orang tersangka berinisial NA, AE, dan MLS di wilayah Jakarta Barat dan Rangkasbitung, Banten.

"Dari antara ketiga pelaku ini, dos status anak dan satu status dewasa. Kemudian, tiga pelaku ini berinisial NA, AE, dan MLS. Pelaku ditangkap di daerah Jakarta Barat dan Rangkasbitung, Banten. Adapun satu diserahkan dari pihak keluarganya," jelas Alex.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum akan terus berjalan demi menangkap seluruh pihak yang bertanggung jawab atas kematian korban. Petugas saat ini memprioritaskan pengejaran terhadap pelaku utama yang mendorong korban.

"Jadi di antara delapan pelaku yang sudah kita identifikasi, tiga pelaku ini merupakan pelaku pengeroyokan yang memukul ya, memukul korban. Tapi bukan pelaku yang mendorong korban hingga jatuh dari lantai dua. Saat ini kami masih mencari pelaku tersebut," imbuh Erlyn.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author