Polisi Tangkap Enam Perampok Bersenjata Tajam di Kabupaten Bekasi
Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap enam pelaku perampokan bersenjata tajam yang menyerang seorang pegawai koperasi usai mengambil uang di bank daerah Cibitung, Kabupaten Bekasi, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Senin, 10 Agustus 2026. Pihak kepolisian meringkus seluruh anggota komplotan penjahat tersebut di kawasan Bekasi. Para tersangka diketahui memiliki pembagian tugas yang terstruktur untuk melancarkan aksi kejahatan mereka, mulai dari pengintai hingga eksekutor lapangan. Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengonfirmasi penangkapan seluruh anggota kelompok penjahat jalanan tersebut.
"Kami sampaikan bahwa enam orang pelaku sudah kami lakukan penangkapan dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya," kata Kombes Iman Imanuddin.
Iman menjelaskan bahwa salah satu komplotan bertugas memantau situasi di dalam area perbankan saat target sasaran sedang menarik dana dalam jumlah besar. "Jadi, salah satu pelaku itu melakukan pengamatan di bank pada saat korban sedang mengambil sejumlah uang," jelas Kombes Iman Imanuddin.
Informasi dari pengintai kemudian diteruskan kepada anggota lain yang telah bersiaga di sepanjang jalur lintasan korban. "Kemudian, begitu keluar dari bank, korban diikuti, melihat situasi dan kondisi di lapangan memungkinkan untuk dieksekusi oleh pelaku yang lainnya," sebut Kombes Iman Imanuddin.
Polisi memastikan seluruh tersangka yang terlibat dalam rangkaian kejahatan ini sudah berhasil diamankan tanpa ada yang tersisa. "Jadi, keenam pelaku ini semuanya berbagi peran, dari mulai yang mengamati, kemudian yang mengikuti, sampai dengan eksekutornya sudah kami amankan semuanya," tutur Kombes Iman Imanuddin. Aksi pembacokan dan perampokan tersebut sebelumnya terjadi pada Rabu, 5 Agustus siang, hingga rekaman videonya tular di media sosial. Korban yang sedang mengendarai sepeda motor mendadak diserang secara brutal oleh dua pria bersenjata tajam di depan sebuah lapak dagangan.
Meskipun korban sempat terdorong ke arah gerobak akibat sabetan senjata tajam secara berulang kali, para pelaku tetap merampas tas milik korban lalu melarikan diri dari tempat kejadian perkara.