Polisi Tangkap Pengirim Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi
Aparat kepolisian berhasil mengungkap motif di balik aksi MY (34), pelaku yang mengirimkan ancaman teror bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Senin (13/7) pagi saat siswa sedang upacara. Aksi nekat pelaku tersebut diduga dipicu oleh tumpukan masalah pribadi serta himpitan ekonomi akibat utang pinjaman online, seperti dilansir dari Detikcom. Penyelidikan mendalam kini tengah dilakukan oleh pihak kepolisian guna mendalami pengakuan dari pelaku yang juga merupakan salah satu orang tua murid di sekolah tersebut.
"Tapi sempat juga menyampaikan ada kekecewaan secara pribadi, tapi kekecewaan dalam hidupnya, bukan terhadap sekolah," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin kepada wartawan, Selasa (14/7/2026).
Pihak kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai kondisi psikologis pelaku. "Ada juga (pinjaman online), tapi nggak nyambung kenapa dia ancam sekolah. Kemarin kan dia ngomong aja, sekarang lagi sama psikolog forensik," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku yang sempat menjemput anaknya usai mengirim ancaman tersebut mengaku hanya iseng melakukan teror. Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror yang melakukan penyisiran di lokasi kejadian memastikan tidak menemukan adanya bahan peledak di area sekolah.