Polisi Tangkap Pelaku Narkoba yang Diamuk Massa di Ciledug

Share

Unggahan video yang memperlihatkan Toyota Fortuner dikepung dan diamuk warga di Ciledug, Tangerang, sempat menghebohkan media sosial. Peristiwa pengepungan yang terlihat ramai dan mencekam tersebut memicu beragam spekulasi di kalangan netizen.

Sejumlah warga termasuk pengemudi ojek online terlihat mengerubungi dan menginjak-injak mobil Toyota Fortuner berkelir putih tersebut, seperti dilansir dari Detik Oto melalui akun Instagram @ciledug24jam. Massa juga terpantau mengepung terduga pengemudi yang telah dikeluarkan dari dalam kendaraan.

Pada potongan video lainnya, terduga pengemudi Fortuner yang sudah tidak mengenakan kaos digiring petugas ke mobil ambulans dalam kondisi tidak sadarkan diri. Di saat yang sama, warga masih terlihat murka dengan suara sirine kendaraan yang saling bersahut-sahutan.

Tayangan amatir itu sempat menarasikan bahwa pengemudi Fortuner melakukan aksi tabrak lari hingga diburu warga dan tertangkap saat terjebak macet di kawasan Puri Beta (Purbet). Namun, narasi yang beredar luas di media sosial tersebut rupanya tidak terbukti benar.

Pihak kepolisian memastikan bahwa pengemudi Fortuner yang diamuk warga itu merupakan pelaku penyalahgunaan narkoba. Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, meluruskan informasi keliru tersebut dan memastikan pelaku bukan maling mobil atau pelaku tabrak lari.

"Bahwa telah terjadi penangkapan diduga pelaku narkoba yang pada saat dilakukan penggerebekan, salah satu diduga tersangka melarikan diri ke wilayah Ciledug (Puri Beta 2)," kata Jauhari dalam keterangannya, dikutip dari detikNews, Sabtu (13/6).

Kombes Raden menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika mobil melintas di Puri Beta, lalu salah satu warga meneriaki 'maling' ke arah kendaraan tersebut. Orang-orang di sekitar lokasi yang mendengar teriakan itu langsung berlari dan ikut melakukan pengejaran.

"Pada saat sampai di Puri Beta 2 ada salah satu warga meneriaki maling yang kemudian pelaku dikeroyok massa hingga babak belur. Terjadi sekira pukul 20.54 WIB, pada hari Jumat tanggal 12 Juni 2026. Namun mobil tersebut tidak mau berhenti atau berusaha kabur, demikian warga berusaha mengejar dan mengepung diduga pelaku narkoba," jelasnya.

Jauhari mengatakan pelaku mencoba kabur saat hendak ditangkap oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan. Lokasi awal penyergapan tersebut diketahui berada di wilayah Kelurahan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.

"Awal mula kejadian anggota Sat Narkoba Polres Jakarta Selatan pimpinan Ipda Erwin Manatar Sirait melakukan penangkapan narkoba 4 orang Pelaku narkoba TKP di Jalan Al Mubarok II Blok T 2 RT 02/08 Kelurahan Joglo, Kembangan Jakarta Barat," ungkapnya.

Ketika disergap oleh petugas, salah satu pelaku yang berada di dalam mobil Fortuner dengan nomor polisi B-2432-VBE langsung melarikan diri. Lima anggota Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Anggota Polres Jaksel kemudian melakukan pengejaran dari TKP penangkapan (Joglo) sampai pelaku berhenti dikarenakan menabrak trotoar di Jalan Puribeta 2 yang sebelumnya juga menabrak beberapa pengendara motor lainnya," kata dia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author