Polisi Tangkap Dua Pelaku Curanmor Bersenjata Api di Jaksel
Tim gabungan Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan dan Unit Reskrim Polsek Pesanggrahan membekuk dua pelaku pencurian sepeda motor berinisial AR dan T pada Senin (20/7/2026). Para tersangka diketahui telah melakukan aksi pencurian sebanyak 20 kali di wilayah Jakarta, Tangerang, hingga Banten, seperti dilansir dari Detikcom.
"Dari hasil interogasi awal pelaku mengakui melakukan perbuatan pencurian di wilayah hukum Jaksel sekitar 20 TKP. Dan apabila pelaku terpergok korban atau warga, pelaku tidak segan-segan untuk menembakkan senjata api," ujar Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam dalam keterangannya, Senin (20/7/2026).
Penangkapan berawal dari pembentukan tim khusus untuk mengusut maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di area Jakarta Selatan, terutama kawasan Pesanggrahan.
"Setelah kami melakukan pengembangan, lalu pertama ditangkap pelaku dengan inisial AR. Selanjutnya, kami mengidentifikasi pelaku lainnya yaitu T di wilayah Lampung Timur. Tepatnya di Kecamatan Jabung, Kabupaten Negara Batin," ungkapnya.
Petugas terpaksa melumpuhkan tersangka lantaran mencoba melakukan perlawanan saat tindakan penangkapan berlangsung di lapangan.
"Karena melakukan perlawanan terhadap petugas, sehingga kami melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku.Selanjutnya, ada satu orang pelaku lagi kami tetapkan sebagai DPO," ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan kepolisian, tersangka T tercatat pernah terlibat dalam kasus pidana serupa sebagai residivis pada tahun 2024 lalu. Dalam pembagian tugasnya, T berperan sebagai joki yang mengendarai kendaraan, sedangkan AR bertindak sebagai eksekutor pencurian.
"Ya tentunya motifnya karena motif ekonomi ya, kebutuhan ekonomi. (Beraksi) di wilayah hukum Polda Metro Jaya, yaitu di Jakarta dan juga Tangerang, Banten," ungkapnya.
Di samping menangkap kedua tersangka, pihak kepolisian menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat, satu unit ponsel Infinix, serta satu pucuk senjata api rakitan berikut lima butir amunisi.
"Betul (Ditemukan senpi). Untuk senpi yang kami temukan itu senpi rakitan yaitu senpi rakitan dengan peluru 9 milimeter, kaliber 9 milimeter. Setiap aksinya mereka menggunakan senpi tersebut untuk menakut-nakuti korban," ungkapnya.