Polisi Tangkap Tiga Pelaku Begal dari Aplikasi Kencan di Depok

Share

Polisi menangkap tiga pelaku begal yang menyasar korban lewat aplikasi kencan sesama jenis Hornet di Kota Depok, Jawa Barat, Senin (27/7/2026), dengan modus kode khusus untuk mengelabui korban agar berhubungan intim. Pelaku utama AR (30) mengaku awalnya memilih calon korban secara acak dan menggunakan kode "Fun" dalam chat untuk mengajak berhubungan badan. "Fun, kode buat berhubungan badan, fun bersenang-senang. Iya (korban mau diajak)," ujar AR kepada wartawan.

Setelah korban menerima ajakan, pelaku mengelabui lagi dengan mengajak ke apartemen, namun kenyataannya korban dibawa ke kuburan tempat aksi begal dilakukan bersama dua rekannya, KA (24) dan S (42).

"Kalau dia (korban) bantah, baru diikat tangannya pake lakban. Baru 5 kali (membegal)," ungkap AR. Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Made Gede Oka Utama, menjelaskan para pelaku mendekati korban dari belakang, menyeret, dan menganiaya mereka sebelum merampas barang berharga korban.

"Pelaku mengikat korban dengan tali dan lakban, lalu meninggalkan korban sendirian di lokasi yang rata-rata berada di daerah makam," kata AKBP Made. Korban yang berhasil selamat melapor ke Polsek Sukmajaya, dan polisi kemudian menangkap ketiga pelaku pada Minggu dini hari setelah melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus.

"Pada saat pengembangan, pelaku melakukan perlawanan sehingga kami melakukan tindakan tegas yang terukur," tambah AKBP Made. Polisi mencatat ketiga pelaku telah melakukan tiga kali aksi begal di wilayah Cilodong, Kecamatan Tapos, dan Jatimulya pada Juli 2026. Ketiga tersangka kini dijerat Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara, dilansir dari Detikcom.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: aplikasi kencan begal kriminal
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author