Polisi Selidiki Penodongan Senjata di Warung Kelontong Gunung Putri
Aparat Kepolisian Sektor Gunung Putri menyelidiki aksi penodongan benda mirip senjata api oleh seorang pria kepada penjaga warung kelontong di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang dipicu oleh kesalahpahaman saat mengisi bahan bakar pada Selasa (2/6).
Peristiwa yang sempat terekam dan beredar di media sosial pada Jumat (5/6) tersebut bermula ketika seorang pria datang untuk membeli bensin, seperti dilansir dari Detikcom.
Perselisihan kemudian terjadi setelah muncul salah paham dalam percakapan antara pelaku dan korban, hingga akhirnya pelaku mengambil senjata dari dalam jok motornya dan menodongkannya ke arah penjaga warung.
Kanit Reskrim Polsek Gunung Putri Ipda Rudolf Pasaribu membenarkan adanya insiden keributan yang dipicu masalah komunikasi tersebut.
"Intinya salah paham aja pada saat si diduga pelaku ini mau isi bensin," kata dia.
Menurut penjelasan Rudolf, awalnya pelaku mempertanyakan kondisi mesin pengisian bahan bakar kepada korban karena mesin tersebut sempat mengalami kerusakan saat dirinya membeli bensin di lokasi yang sama sebelumnya.
"Terus nanya itu, mesinnya ini sudah benar atau belum karena sebelumnya dia beli di situ mesinnya rusak," ucapnya.
Perbedaan penafsiran ucapan menjadi penyebab utama cekcok, di mana pelaku mengaku memperingatkan bahwa mesin bisa terbakar, sedangkan korban mendengar kata akan dibakar.
"Jadi salah paham di situ, intinya salah paham terkait omongan. Kemudian diduga pelaku ini ada ambil seperti senjata," ungkapnya.
Pihak kepolisian saat ini masih mendalami jenis senjata yang digunakan oleh pelaku dalam aksi penodongan tersebut.
"Kalau itu belum bisa kita pastikan, tapi berdasarkan keterangan dari pelaku dia menyampaikan itu airsoft gun," pungkasnya.