Polisi Selidiki Penggerebekan Dugaan Asusila Sesama Jenis di Citeureup
Aparat Polsek Citeureup mendatangi lokasi penggerebekan tiga pria yang dinarasikan penyuka sesama jenis di sebuah rumah kontrakan kawasan Citeureup, Kabupaten Bogor, guna memastikan kebenaran peristiwa yang viral di media sosial tersebut.
Penggerebekan oleh warga terjadi pada Kamis, 30 Juni 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Tiga pria tanpa pakaian yang berada di dalam kamar kontrakan tersebut dituduh warga sekitar tengah melakukan tindakan tidak senonoh, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Kepolisian bergerak ke lokasi kejadian untuk mendalami fakta lapangan meskipun belum ada pihak warga yang memberikan laporan resmi terkait aksi penggerebekan itu.
"Kita cek kebenarannya. Anggota sudah saya minta ke lokasi," kata Kapolsek Citeureup, Kompol Edy Santosa.
Peristiwa ini berawal dari kecurigaan seorang warga yang melihat aktivitas tak biasa dari luar bangunan kontrakan. Warga tersebut kemudian mengajak warga lain untuk memeriksa kondisi di dalam ruangan secara langsung.
"Peristiwa bermula saat seorang warga mengaku melihat aktivitas mencurigakan dari balik jendela kontrakan, lalu mengajak warga lain untuk melakukan pengecekan. Berdasarkan keterangan warga, ketiga pria tersebut diduga tengah melakukan tindakan tidak senonoh (asusila)," sebut F, seorang warga setempat.
F menyampaikan bahwa para pria yang ditangkap warga tersebut sudah lama tinggal di kawasan permukiman tersebut. Salah satu di antaranya bahkan diketahui telah memiliki keluarga.
"Nggak (tinggal satu kontrakan), itu ada 1 orang yang punya kontrakan dan sudah punya istri. Sebelumnya emang sudah sering katanya nongkrong gitu bawa laki-laki, dikira cuma nongkrong biasa, eh nggak taunya mereka gay," kata F.
Setelah digerebek di dalam kamar, ketiga pria tersebut digiring keluar dari lokasi kontrakan sembari diteriaki oleh kerumunan warga yang berkumpul.
"(Yang digerebek) Satu orang pemilik kontrakan dan memiliki istri, 1 orang pria muda, 1 orang pria tua. Begitu dari yang saya lihat kemarin," imbuhnya.