Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung Lima Lantai di Cikini

Share

Kebakaran melanda sebuah bangunan lima lantai di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, pada Rabu (5/8/2026) sore, seperti dilansir dari Detikcom. Kepolisian Sektor Cikini berencana menggelar olah tempat kejadian perkara untuk memproses penyelidikan terkait penyebab utama munculnya kobaran api.

Petugas gabungan mengerahkan sebanyak 70 personel beserta 18 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan kobaran api di lokasi kejadian. Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini, setelah sebanyak 10 pekerja gedung berhasil dievakuasi dari dalam area bangunan.

"Kami akan melakukan olah TKP untuk mencari tahu apa penyebab dari kebakaran," kata Kapolsek Cikini AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Proses evakuasi para pekerja konstruksi dilakukan berkoordinasi langsung dengan pihak pelaksana proyek pembangunan gedung tersebut.

"Sampai dengan saat ini, tadi kami berkoordinasi dengan pelaksana pembangunan tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka dari pekerja yang mengerjakan pembangunan gedung ini," ujar Arnold.

Sementara itu, Perwira piket Pemadam Kebakaran, Subady, mengonfirmasi bahwa titik api pertama kali terdeteksi berada di area lantai dasar. Banyaknya material bangunan yang mudah terbakar seperti potongan kayu dan papan tripleks membuat kobaran api cepat merambat ke bagian atas gedung.

"Kalau kita lihat tadi kita datang, api di lantai dasar ya, Pak, awalnya kalau kita lihat, terus juga merambat ke atas. Ini baru dugaan sementara buat kami karena kami secara visual saja melihat. Kalau masalah dari mana, dari mana, nanti dalam penyelidikan kepolisian, seperti itu," kata Subady.

Proses penyelamatan 10 pekerja gedung dilaporkan berlangsung secara manual. Petugas penanggulangan kebakaran juga menyiagakan armada khusus untuk menjangkau area titik api di bagian atas.

"Unit Bronto tadi membantu pemadaman pada saat terjadinya memang terjadi ada api di lantai 3, seperti itu," ujar Subady.

Berdasarkan data Command Center Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Pusat, laporan insiden masuk pertama kali pada pukul 14.45 WIB. Petugas mulai melakukan tindakan penanganan dan operasi pemadaman di lokasi proyek gedung tersebut pada pukul 14.52 WIB.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author