Polisi Pastikan Paspor Berserakan di BSD Bukan Milik Jemaah Haji

Share

Aparat kepolisian memastikan dokumen yang sempat viral berserakan di Jalan Letjen Sutopo, Bumi Serpong Damai (BSD), Kota Tangerang Selatan, bukan merupakan paspor milik jemaah haji maupun umrah.

Kepastian tersebut diperoleh setelah petugas melakukan pengecekan langsung ke tempat kejadian perkara untuk memeriksa kebenaran video dokumentasi warga yang beredar luas di media sosial, seperti dilansir dari Detikcom.

"Bukan (milik jemaah haji dan umrah)," kata Kapolsek Serpong, Kompol Suhardono, Selasa (9/6/2026).

Suhardono menjelaskan bahwa personel kepolisian segera meluncur ke lokasi begitu menerima laporan, namun mereka hanya menemukan tumpukan sampul tanpa lembar isi serta satu dokumen yang masa berlakunya sudah habis.

"Sudah pengecekan, benar. Kalau yang berserakan ada cuma sampul, dan satu paspor yang ditemukan, dan sudah kedaluwarsa," ujarnya.

Sebelum kepolisian tiba, pihak berwenang dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang sebenarnya telah terlebih dahulu mendatangi lokasi pada malam hari setelah video tersebut viral.

Melalui keterangan resmi tertulis yang diterbitkan pada Senin (8/6), pihak imigrasi menegaskan bahwa tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) tetap melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap asal-usul dokumen bekas tersebut.

"Sehubungan dengan informasi yang beredar di media sosial mengenai temuan sejumlah paspor yang diduga milik jemaah haji/umrah dalam kondisi berserakan di sekitar Halte Bus BSD, Jalan Letjen Sutopo, dekat Pasar Modern BSD dan Santa Ursula, Kota Tangerang Selatan, pada hari Minggu tanggal 7 Juni 2026, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang melalui bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) telah melakukan penelusuran dan pengecekan langsung ke lokasi guna memastikan kebenaran informasi tersebut," jelas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang.

Saat peninjauan lapangan berlangsung pada Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB, tumpukan berkas seperti yang terlihat di video memang sudah raib, tetapi petugas mengamankan dua buah sampul yang menguatkan indikasi keberadaan paspor bekas di sana.

"Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 7 Juni 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, petugas tidak menemukan lagi adanya tumpukan paspor sebagaimana yang terlihat pada unggahan media sosial. Namun demikian, petugas menemukan dua buah sampul paspor yang telah terpisah dari halaman biodata maupun halaman paspornya, sehingga terdapat indikasi bahwa sebelumnya memang terdapat sejumlah paspor bekas di lokasi tersebut," terang Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang.

Selain tumpukan pelindung dokumen, tim gabungan di lapangan juga mengumpulkan lembaran kertas pemesanan atau bukti pembayaran dana ibadah haji yang tercecer di area halte bus.

"Selain itu, petugas juga menemukan beberapa lembar dokumen berupa bukti setoran haji yang diduga memiliki keterkaitan dengan dokumen yang sebelumnya berada di lokasi tersebut," sambung Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang.

Sebagai langkah tindak lanjut, otoritas keimigrasian kini sedang melacak identitas nomor paspor kedaluwarsa yang mereka amankan ke dalam sistem database pembuatan dokumen negara.

"Untuk mendapatkan data atau keterangan lebih lanjut perihal pemilik serta penjamin paspor tersebut," sambung Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author