Polisi Jemput Sopir Truk Boks Terkait Penganiayaan di Cibubur

Share

Aparat Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur melakukan upaya paksa menjemput pengemudi truk boks yang terlibat dalam kasus tabrakan dan penganiayaan seorang pria di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, pada Sabtu (27/6/2026).

Penyelidikan intensif segera dilakukan setelah identitas pengemudi truk boks tersebut berhasil dikantongi oleh pihak kepolisian.

"Iya, sudah (identitas sopir truk sudah diketahui-red)," kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi.

Pihak Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur langsung bergerak cepat untuk mengamankan pelaku setelah mengetahui posisinya.

"Hari ini pengemudi truk akan dijemput," imbuh AKP Made Budi.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detikcom, insiden bermula dari senggolan kendaraan pada Rabu (24/6) sekitar pukul 17.14 WIB, yang mengakibatkan sebuah mobil Innova mengalami kerusakan parah akibat ditabrak truk boks tersebut.

Korban yang merupakan penumpang Innova sempat mengejar pelaku untuk meminta pertanggungjawaban, namun justru mendapat tindakan kekerasan dari sopir truk.

"Cek TKP laporan melalui call center 110 Mabes Polri perihal mobilnya ditabrak. Pelapor mengejar mobil tersebut dan Pelapor mendapat kekerasan hingga terluka parah di bagian kepala diduga menggunakan palu," ujar AKP Made Budi.

Pria tersebut kemudian bergelantungan pada pintu truk boks yang terus melaju melarikan diri menuju arah Tol Cibubur.

Istri korban yang mengemudikan Innova terus melakukan pengejaran hingga ke Gerbang Tol Cibubur 2 dan mencoba menghadang laju truk boks berpelat B-9437-TEV tersebut sembari meminta pertolongan warga sekitar.

"Pengendara seorang wanita turun sambil teriak 'Tolong, Pak, mobil saya ditabrak sama mobil itu' sebanyak tiga kali. Sambil menunjuk tangannya ke arah satu unit mobil wings box berpelat B-9437-TEV," ucap AKP Made Budi.

Kendaraan boks tersebut tetap memacu kecepatannya melarikan diri ke arah Jakarta, sehingga istri korban langsung menghubungi ponsel suaminya untuk memastikan keadaan.

"Suaminya ternyata jatuh sebelum gerbang tol," imbuh AKP Made Budi.

Akibat terjatuh dari truk yang melaju kencang, korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah pada bagian kepala dan segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

"Kemudian (saksi) bersama wanita tersebut mengecek dan melihat kondisi korban seorang laki-laki kepala belakang berdarah," ucap AKP Made Budi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author