Polisi Memburu Kurir Ojol yang Melarikan Laptop Milik Pelaku UMKM

Share

Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat tengah memburu seorang oknum kurir ojek online yang diduga membawa kabur satu unit laptop senilai jutaan rupiah milik seorang pemilik UMKM pada Selasa (14/7), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Korban bernama Sri Mulyatin (31) mengalami kerugian sebesar Rp 8,5 juta akibat insiden tersebut. Peristiwa ini bermula ketika suami Sri memesan laptop dari sebuah toko di kawasan Mangga Dua untuk dikirim menggunakan layanan instan ke kediaman mereka di daerah Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat.

"Kebetulan yang pesen itu suami saya. Nah, berhubung suami saya di kantor lagi kerja, nah pas kita tahunya itu pas pulang suami saya gitu. Katanya, 'Paketnya udah ada belum?' gitu. 'Belum'," kata Sri kepada detikcom, Sabtu (18/7/2026).

Kecurigaan muncul setelah suami Sri memeriksa aplikasi dan mendapati bahwa status pengiriman barang telah dinyatakan selesai sejak siang hari.

"Pas dia lihat status pengirimannya, "Lah, ini udah selesai jam 12.17," lanjutnya.

Korban berupaya menghubungi nomor pengemudi yang tertera atas nama Sarwani untuk meminta kejelasan mengenai keberadaan laptop tersebut.

"Kita hubungi nomor driver-nya, awalnya masih aktif. Pas kita chat, terus kita telepon, enggak diangkat. Nggak lama kemudian kita diblokir," ungkapnya.

Pihak toko di Mangga Dua membantu korban dengan memberikan foto wajah serta kartu identitas kurir karena setiap pengambilan barang elektronik selalu didokumentasikan. Sri menjelaskan harga normal laptop tersebut berkisar belasan juta rupiah sebelum mendapatkan potongan harga.

"Kalau yang di video aku kan Rp 15 juta itu ya, yang segitu harga normalnya itu mah segitu katanya. Cuma kita dapat diskon, jadi kerugiannya itu Rp 8,5 jutaan," ucapnya.

Sri memilih layanan pengiriman instan yang bertarif lebih mahal dengan harapan gawai tersebut bisa langsung digunakan untuk mendukung operasional pekerjaannya.

"(Laptop) buat bekerja sih. Sangat ngehambat lah karena kan kita makanya pakai instan biar cepat datangnya, terus sekarang malah kayak gini," keluh Sri.

Sebelum melaporkan ke pihak berwajib, korban sempat mengirimkan rekaman video saat berada di kantor polisi untuk menggertak pelaku agar mengembalikan barangnya.

"Harapan saya sih membuat efek jera kepada oknum-oknum driver. Karena setelah kasus kami muncul, ternyata banyak orang juga yang mengalami tapi mereka enggak berani speak up," tuturnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan adanya laporan resmi dari korban dan memastikan kasus yang sempat viral di media sosial ini sedang ditangani.

"Monitor. Sudah laporan dan dalam penyelidikan anggota kami," ujar Roby saat dihubungi.

Roby menambahkan bahwa tim penyidik kini telah mengidentifikasi oknum pengemudi ojek online yang membawa kabur laptop tersebut.

"(Identitas pelaku) sudah ada. Sedang dalam pengejaran," pungkas Roby.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author