Polda Sumsel Hadirkan 81 Jembatan Merah Putih Presisi
Polda Sumatera Selatan meresmikan 81 Jembatan Merah Putih Presisi untuk mempermudah aksesibilitas serta memangkas jarak tempuh warga di berbagai wilayah Sumsel, Kamis (13/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Salah satu infrastruktur yang diresmikan berada di Desa Lalang, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin.
Peresmian proyek infrastruktur ini terkoneksi secara terpusat melalui konferensi video dengan Presiden Republik Indonesia dan Kapolri dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia. Jembatan di Desa Lalang yang memiliki panjang 14 meter dan lebar 1,5 meter tersebut berdampak langsung pada 900 warga setempat.
Pembangunan sarana penyeberangan ini berhasil memangkas rute perjalanan masyarakat hingga 4,5 kilometer atau menghemat waktu tempuh sekitar 25 menit. Langkah ini diambil untuk mengatasi keterbatasan akses yang selama ini dialami warga.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar merupakan perwujudan kehadiran kepolisian di tengah masyarakat.
"Program Jembatan Merah Putih di Sumatera Selatan tidak hanya dilaksanakan di Banyuasin. Berdasarkan rekapitulasi Polda Sumsel dan Polres/Tabes jajaran, tercatat sebanyak 81 jembatan, terdiri atas 74 jembatan yang telah selesai dibangun dan 7 jembatan yang masih dalam proses pembangunan," kata Sandi dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2026).
Sebanyak 74 jembatan yang telah rampung dicatat memberi manfaat bagi 100.900 jiwa. Jika seluruh 81 titik jembatan selesai dikerjakan, total penerima manfaat diperkirakan mencapai 111.600 warga di wilayah Sumsel.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menambahkan bahwa penentuan lokasi pembangunan didasarkan pada kebutuhan riil warga di daerah yang terisolasi.
"Jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik. Yang terpenting adalah manfaat yang dirasakan masyarakat, mulai dari memperpendek waktu perjalanan, mempermudah aktivitas ekonomi, pendidikan dan sosial, sehingga membuka konektivitas antar wilayah. Semangatnya adalah Polri hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Nandang menilai peringatan kemerdekaan tahun ini menjadi momentum tepat untuk membebaskan warga dari keterbatasan akses jalan.
"Kehadiran 81 Jembatan Merah Putih Presisi di Sumatera Selatan sekaligus menggambarkan komitmen Polda Sumsel dan jajaran untuk terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Melalui infrastruktur yang tepat guna dan menyentuh kebutuhan warga, semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya dalam kehidupan masyarakat," tutupnya.